Nisbar Bangun RS Pratama Kedua, Ini Pesan Bupati Waruwu


287 view
Nisbar Bangun RS Pratama Kedua, Ini Pesan Bupati Waruwu
Foto: harianSIB.com/Evy Daeli
LETAKKAN BATU PERTAMA: Bupati Nisbar Khenoki Waruwu meletakkan batu pertama pembangunan RS Pratama baru, di Desa Lologolu, Kecamatan Mandrehe, Senin (11/7/2022). 

Lologolu (harianSIB.com)


Bupati Nias Barat (Nisbar) Khenoki Waruwu secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama baru, di Desa Lologolu, Kecamatan Mandrehe, Senin (11/7/2022). Ini RS Pratama kedua di kabupaten itu.


Khenoki Waruwu mengatakan kehadiran RS Pratama yang baru ini merupakan RS ke-2 yang hanya ada satu-satunya di Nias Barat. Diharapkan mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk seluruh masyarakat tidak hanya di Nias Barat, tapi juga daerah kabupaten/kota lain di Kepulauan Nias.


"Kita patut dan bersyukur serta merasa bangga, karena meski kita berada di daerah 3T tapi kita satu-satunya kabupaten di Kepulauan Nias yang segera memiliki dua RS sekaligus. Tujuan terbesar kita agar bisa sebagai pembuka akses dan solusi terhadap kesehatan masyarakat Nias Barat, serta upaya agar mempermudah masyarakat di dalam maupun di luar untuk lebih dekat menjangkau RS," ujarnya.


Ia juga mengajak seluruh masyarakat sekitar agar mendukung pelaksanaan pembangunan RS tersebut, serta sanggup menjaga rasa keamanan dan kenyamanan para pekerja proyek.


"Meski ada banyak rintangan yang kita hadapi, tapi syukur kita bisa lewati, sehingga pembangunan RS Pratama ini dapat dilaksanakan. Untuk itu, saya mengajak masyarakat dan pemuda Lologolu agar senantiasa menjaga ketertiban dan keamanan selama proses pembangunannya. Terima kasih kepada penghibah tanah yang dengan begitu rela dan serius menghibahkan tanahnya bahkan tanpa ganti rugi. Semoga apa yang telah diberikan dapat dimanfaatkan Pemkab Nisbar dengan sebaik-baiknya," ujarnya.


Khenoki juga berpesan kepada rekanan yang bertanggungjawab mengerjakan proyek ini untuk dapat memanfaatkan tenaga masyarakat sekitar sebagai pekerja hariannya, sehingga hal tersebut dapat membuka lowongan pekerjaan bagi masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan.


Sementara itu, Kadis Kesehatan Nias Barat Sabahati Gulo melaporkan pembangunan RS tersebut bernilai sekitar Rp 43 miliar dengan luas 2100 meter² atau sekitar 2 hektare. Rumah sakit terdiri dari 5 bangunan induk yakni IGD, Poliklinik/administrasi, ruang rawat inap VIP/kelas 1, ruang rawat kelas 2 dan kelas 3, ruang pelayanan kefarmasian & gizi, instalasi radiologi dan laundry.


"Kontraktor pelaksana dari PT Peduli Bangsa dan konsultan supervisi yakni CV Khalimal Consultant bersumber dari DAK Fisik Anggaran Tahun 2022. Untuk kontrak pelaksanaan pembangunannya ditargetkan selama 180 hari kerja atau per 31 Desember 2022. Mari kami ajak semua untuk mendukung pembangunan ini agar dapat terselesaikan pada waktu yang telah ditetapkan," katanya.


Hadir pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Nias Barat, Era era Hia, dan Ketua DPRD Nias Barat, Evolut Zebua, Sekda, Fakhili Gulo, Ephorus ONKP, Pdt. Matias Daeli, S.Th, tokoh masyarakat Nias Barat dan lainnya. (*)

Penulis
: Evy Claudia Shiffer Daeli
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com