Operasionalnya Diprotes Warga, Komisi IV DPRD Medan Tinjau Lokasi Belawan Trans Cargo


128 view
Operasionalnya Diprotes Warga, Komisi IV DPRD Medan Tinjau Lokasi Belawan Trans Cargo
Foto: SIB/Desra Gurusinga
TINJAU: Sekretaris Komisi IV Burhanuddin Sitepu, D Edy Eka Suranta S Meliala dan Syaiful Ramadhan meninjau lokasi gudang dan depo kontainer milik Belawan Trans Cargo di Jalan Pasar Nippon Siombak Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan, Selasa (5/10) yang diprotes warga.
Medan (SIB)
Operasionalnya diprotes warga, Komisi IV DPRD Medan meninjau lokasi gudang dan depo kontainer milik Belawan Trans Cargo di Jalan Pasar Nippon Siombak Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan, Selasa (5/10). Warga protes karena dalam operasionalnya, infrastruktur jalan menjadi rusak dan mengakibatkan polusi.

Kunjungan Komisi IV dipimpin Sekretaris Burhanuddin Sitepu SH, Syaiful Ramadhan dan D Edy Eka Suranta S Meliala diterima sejumlah perwakilan warga di kawasan Pasar Nippon tersebut. Dalam kesempatan itu, Syaiful Ramadhan menilai persoalan yang terjadi di Pasar Nippon buah ketidaktaatan pengelola. Politisi PKS itu meminta pengelola gudang dan depo kontainer menaati aturan yang sudah dikeluarkan Pemko Medan.

"Sesuai dengan surat nomor 640/972 yang dilayangkan pihak Kecamatan Medan Marelan kepada perusahaan Belawan Trans Cargo tertanggal 24 September 2021 yang isinya meminta perusahaan tidak mengoperasikan kendaraan truk bermuatan kontainer dan sejenisnya sampai dengan diterbitkannya kelas jalan di kawasan tersebut," jelasnya.

Ditambahkan D Edy Eka Suranta S Meliala, Pemko Medan melalui Dinas PU sudah melakukan peninjauan kondisi dua jalan yang dilaporkan warga yang mengalami kerusakan akibat beroperasinya truk kontainer.

"Pihak Pemko Medan juga menjelaskan bahwa dua jalan yakni Takenaka dan Pasar Nippon dengan lebar 5.50 meter dan 3.30 meter tidak diperkenankan dilintasi kendaraan bermuatan kontainer dan sejenisnya sampai adanya penetapan status jalan oleh Wali Kota Medan," jelasnya.

Seperti diketahui, warga sudah melayangkan protes atas keberadaan gudang dan depo kontainer Belawan Trans Cargo. Warga melarang keras truk kontainer masuk ke kawasan pemukiman serta menolak keberadaan gudang tersebut.

Syahrul Idrus warga di kawasan tersebut mengungkapkan, kondisi jalan yang sudah rusak akibat operasional kendaraan berat, membuat warga kesal. Kondisi jalan sudah rusak akibat truk-truk melebihi tonase melintas. Kontainer ukuran 20 feet dan 40 feet melintas setiap hari ke gudang di kawasan tersebut. (A12/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com