Sabtu, 20 Juli 2024

Orang Tua di Nagori Nauli Baru dan Siborna Ingin Sekolahkan Anaknya ke Negeri Tapi Terkendala Sistem Zonasi

Redaksi - Selasa, 23 Mei 2023 20:24 WIB
497 view
Orang Tua di Nagori Nauli Baru dan Siborna Ingin Sekolahkan Anaknya ke Negeri Tapi Terkendala Sistem Zonasi
(Foto: Zaki Alfarabi/detikcom)
Ilustrasi PPDB Sistem Zonasi 
Simalungun (SIB)
Sejumlah orang tua di Nagori Nauli Baru dan Nagori Siborna Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun menginginkan anaknya sekolah ke negeri. Namun dipatahkan karena terkendala pada sistem zonasi.
Hal tersebut disampaikan J Tampubolon, E Silitonga dan R Sinaga orang tua di dua nagori kepada SIB, Senin (22/5) yang saat ini sedang bingung anaknya sekolah dimana.
Tampubolon mengaku, anaknya yang akan masuk di SMA ingin sekali sekolah di SMAN 4 Pematangsiantar, namun harus rela mengubur impiannya masuk ke sekolah tersebut karena terkendala di sistem zonasi.
"Kalau dari sistem zonasi jarak dari rumah ke sekolah itu jelas tidak akan lulus. Sementara di Kecamatan Panei tidak ada sekolah SMA Negeri," keluhnya.
Sementara Silitonga mengaku sangat kesal karena adanya pemberlakuan sistem zonasi yang saat ini membuat orang tua bingung memasukkan anaknya ke sekolah mana.
“Coba kita lihat, kalau dari posisi tempat tinggal kami di Nagori Siborna yang berada persis antara Sidamanik dengan Pematangsiantar. Memang sudah lebih dekat sekolah ke Sidamanik. Apalagi memang masih ada SMA Negeri 1 Sidamanik. Tapi itupun tidak bisa lulus karena adanya sistem zonasi jarak dari tempat tinggal ke sekolah. Konon lagi ke SMA Negeri Pematangsiantar, sudah jelas bakal tidak lulus”, keluhnya.
"Menurut mereka, kalau harus menyekolahkan ke swasta, khawatir nantinya sulit memikirkan biaya yang cukup besar. Apalagi mereka juga hanya bekerja sebagai petani yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja", katanya dengan raut wajah sedih.
Mereka berharap agar pemerintah melalui dinas terkait bisa merevisi kembali sistem penerimaan siswa baru, khususnya yang tinggal di pedesaan, ungkapnya. (D10/c)




Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru