P2KB Medan Telah Selesaikan Pendataan Keluarga 2021


140 view
P2KB Medan Telah Selesaikan Pendataan Keluarga 2021
(Foto Dok/Leo Bukit)
dr Suryadi Panjaitan MKes SpPD Finasim
Medan (harianSIB.com)
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Medan telah menyelesaikan Pendataan Keluarga (PK) tahun 2021.

Perolehan data keluarga diharapkan bisa dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mendukung kegiatan dan rencana pembangunan Kota Medan.

Kepala Dinas P2KB Medan dr Suryadi Panjaitan mengatakan pencatatan dan pengumpulan data keluarga digelar di Hotel Grand Kanaya Medan pada 22 sampai dengan 24 November lalu.

"Kita harapkan data keluarga yang sudah ada ini dapat dimanfaatkan seluruh OPD dan menjadi dasar perencanaan di Medan dan dapat membuat program untuk mendukung dan mencapai visi-misi Wali Kota Medan," kata Suryadi kepada harianSIB.com, Senin (29/11/2021).

Ketua Panitia PK, Yuslinar memaparkan tentang hasil pendataan keluarga yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pendataan keluarga itu ada tiga indikator, yaitu kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

Di antara tiga indikator itu banyak lagi poin-poin yang disampaikan. Kegiatan itu dihadiri 17 OPD terkait untuk mengetahui data kependudukan terbaru sebab Pemko Medan juga butuh data terpilah.

Data tersebut juga disebut berapa jumlah perempuan dan laki-laki, kemudian indikator di dalam pembangunan keluarga, termasuk data berapa orang mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan juga data keluarga tidak tegur sapa.

Selain itu juga, dipaparkan kategori masyarakat atau keluarga yang kurang mampu. Semua data tersebut dapat ditemukan pada hasil pendataan keluarga di Dinas P2KB Kota Medan.

"PK ini berbeda dengan data di Disdukcapil. Kalau di Disdukcapil hanya ada pencatatan administrasi kependudukan, sedangkan masalah keluarga tidak punya data. Jadi kita punya data sampai bagaimana bentuk rumahnya, apakah sering beribadah atau tidak. Begitu juga data penghasilan keluarga, berapa kali makan, ada tidak tabungan mereka. Itu datanya ada sama kita yang disampikan didesiminasi itu," ujarnya.

Ia menyebutkan PK dilakukan lima tahun sekali dengan cara langsung melakukan kunjungan dari rumah ke rumah, by name by adress dengan menggunakan aplikasi pada smartphone yang langsung terhubung ke link Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI).

Dalam hal pemanfaatan data PK21 sudah berkolaborasi antara BKKBN dengan Kementerian Pemberdayaan perempuan dan Anak. Selanjutnya hasil jumlah persentase Kepala Keluarga (KK) terdata kota Medan 461.963 KK (99,82%) dari target 462.467 dengan jumlah penduduk 1.633.484 jiwa.

PK 2021 ini dilaksanakan kader pendata yang dimulai dari tingkat lingkungan mulai Mei sampai dengan Juni 2021. Setelah dilakukan pengumpulan data selanjutnya dilakukan pengolahan dan penyajian data. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com