PDIP Medan Menilai, Rapor Merah di 100 Hari Kerja Bukti Bobby Serius Bekerja

* Hanya Bobby yang Mampu Mengatasi Banjir Rob Belawan

256 view
PDIP Medan Menilai, Rapor Merah di 100 Hari Kerja Bukti Bobby Serius Bekerja
Foto: SIB/Horas Pasaribu
FOTO BERSAMA: Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan dan jajarannya dari 21 PAC, foto bersama usai pelaksanaan rakercab DPC PDIP Medan, Selasa (8/6) di Grand Inna Hotel, Medan.
Medan (SIB)
DPC PDI Kota Medan menanggapi positif kritikan tajam berbagai pihak tentang kinerja Wali Kota Medan Bobby Nasution. Tidak tanggung-tanggung, rapor merah diberikan kepada menantu Presiden Joko Widodo ini pada 100 hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Aulia Rahman.

Bendahara DPC PDIP Medan Boydo HK Panjaitan mengatakan, itu adalah bagian dari kritik yang membangun. Sah-sah saja jika orang maupun kelompok memberi penilaian terhadap kinerja pemerintah. Karena jika ada orang memberikan penilaian itu adalah bukti Bobby-Aulia bekerja.

“Kalau mereka berdua tidak bekerja atau diam saja, takkan ada memberikan nilai. Tapi, belum ada 6 bulan dia sudah banyak direspon orang, artinya begitu cepatnya dia bergerak setiap hari untuk memperbaiki Kota Medan,” kata Boydo kepada wartawan, Selasa 8/6) di sela-sela Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC PDI Perjuangan Kota Medan, di Grand Inna Hotel Medan.

Menurut mantan Ketua Komisi C DPRD Medan ini, Bobby sudah menunjukkan kepada masyarakat dia serius bekerja, sehingga dengan gampangnya orang memberi penilaian, ada yang positif, ada juga kritikan. Tapi, bentuk-bentuk kerjanya sudah berwujud, karena dilakukan dengan skala prioritas.

“Infrastruktur dalam 2 tahun akan dibereskan, kualitasnya dipertahankan, kemudian mengenai kebersihan dan penanganan Covid sudah dilaksanakan di atas 40 persen masyarakat sudah divaksin. Itukan target yang luar biasa dilaksanakan Bobby,” terangnya.

Terkait anggaran penanganan banjir rob di Belawan yang akan diatasi dengan mendatangkan anggaran sampai Rp 1,6 triliun dari pemerintah pusat. Kalau itu terwujud, maka kehadiran Bobby menjadi wali kota adalah anugerah bagi masyarakat Medan, khususnya warga Belawan.

“Inikan sudah cerita yang sangat lama, dari 5 tahun lalu ketika saya masih anggota DPRD Medan ini sudah menjadi cerita kuno. Dewan-dewan maupun wali kota sebelumnya sudah mencanangkan pembangunan tanggul rob, tapi satu pun tidak ada yang mampu merealisasikannya. Karena yang bisa melakukannya hanya kementerian, kita yakin hanya Bobby Nasution yang bisa mewujudkannya,” ungkapnya.

Anggaran Rp 1,6 triliun untuk tanggul rob, kata Boydo, sejak pemerintahan sebelumnya sudah dilontarkan, tapi pemerintahan sebelumnya tidak bisa berkolaborasi dengan baik oleh Pemko Medan dengan pemerintahan di atasnya. Misalnya untuk pembebasan lahan, pengamanan lahan itu tanggung jawab pemko.

Terkait Rakercab yang dilaksanakan DPC lanjut Boydo, tujuannya untuk mensinergikan program Pemko dengan struktur partai di DPC PDI-P Kota Medan dan legislatifnya. Apalagi di Medan, PDIP memiliki 3 pilar, yaitu Medan diwarnai oleh PDIP, selain Ketua DPC, wali kota dan Ketua DPRD adalah PDIP.

“Inilah kesempatan PDIP berkoordinasi untuk menyatukan visi dan misi untuk bisa samaisama bergerak memajukan Kota Medan,” tuturnya. (A8/SS6/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com