PPKM Level 4 Diterapkan di Pematangsiantar Akibat Warga Tidak Disiplin Prokes


118 view
PPKM Level 4 Diterapkan di Pematangsiantar Akibat Warga Tidak Disiplin Prokes
(Foto SIB/Ekoinra Siahaan)
BERI KETERANGAN : Asisten II Pemerintah Kota Pematangsiantar, Zainal Siahaan SE MM (tengah) memberikan keterangan di hadapan puluhan pengunjuk rasa terkait pemberlakuan PPKM level 4 di Kota Pematangsiantar, Kamis (2/9).
Pematangsiantar (SIB)
Asisten II Pemerintah Kota Pematangsiantar, Zainal Siahaan SE MM menyebut, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 disebabkan ketidakdisiplinan warga Pematangsiantar dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) sejak wabah Covid-19 merebak.

"PPKM level 4 itu, bukan kebijakan Pemerintah Kota Pematangsiantar, itu adalah penilaian dari pemerintah pusat, atas ketidakdisiplinan warga Kota Pematangsiantar, untuk menerapkan protokol kesehatan. Dalam hal ini, tidak ada yang bisa disalahkan, karena ulah masyarakat secara keseluruhan. Kita tidak tertib, tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan, sehingga kita masuk level 4," kata Zainal saat memberikan keterangan di hadapan puluhan pengunjuk rasa yang mendatangi kantor Wali Kota Pematangsiantar.

Zainal mengatakan, ada beberapa indikator untuk menentukan PPKM level 4 di Pematangsiantar adalah indeks mobilitas masyarakat di Kota Pematangsiantar. "Pertama yang menjadi penilaian mobilitas di Jalan Merdeka dan Jalan Sutomo,saat itu masih tinggi. Jadi, sekarang diminimalisir, diadakanlah penyekatan, sehingga tidak terjadi mobilitas di Jalan Sutomo, Jalan Merdeka dan tempat lainnya. Kedua, tentang ketersediaan tempat tidur. Sekarang ini, 400 tempat tidur sudah kita siapkan sebagai tempat isolasi terpusat, dari situ, indikator kita sudah memenuhi," ujar Zainal.

Memang, sebut Zainal, pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit Pematangsiantar masih tinggi, akan tetapi, pasien yang dirawat tersebut, tidak seluruhnya warga berasal dari Kota Pematangsiantar, namun ada juga warga Kabupaten Simalungun,

"Hal ini juga membuat angka terpapar yang menjalani perawatan di rumah sakit Kota Pematangsiantar sedikit lebih tinggi. Mudah-mudahan, sampai tanggal 6 September nanti bisa turun ke level 2, karena satu indikator sudah membaik," tandasnya.

Zainal juga mengatakan, di masa PPKM level 4 ini, seluruh warga perlu disiplin, tertib dan bersabar. "Semua ini tidak kita inginkan, kita juga merasa prihatin atas kondisi ini. Ini untuk kesehatan seluruh warga Kota Pematangsiantar, bukan ingin menghambat sumber mata pencarian masyarakat, tetapi kondisilah yang membuat kita seperti ini," ujar Zainal. (D8/f)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com