PPNI Sumut Kecam Pelaku Penganiayaan Perawat Christina Ramauli Simatupang di Palembang

* Komnas Perempuan Diminta Turun Tangan

209 view
Foto Dok/Leo Bukit
Mahsur Al Hazkiyani
Medan (SIB)
Persatuan Perawat Nasional Indonesia Provinsi Sumatera Utara (PPNI Sumut) mengecam perbuatan yang tidak manusiawi kepada Christina Ramauli Simatupang, seorang perawat perempuan yang bertugas di Rumah Sakit Siloam Palembang.

"Penganiayaan kepada perawat yang bertugas merupakan perbuatan keji yang tidak berperikemanusiaan," kata Ketua DPW PPNI Sumut Mahsur Al Hazkiyani kepada wartawan di Medan, Sabtu (17/4).

Ia mengatakan, dalam video tersebut nampak jelas seorang perawat perempuan bertubuh mungil terlempar saat dianiaya seorang keluarga pasien yang bertubuh kekar serta dilanjutkan dengan menjambak rambut perawat tersebut.

Jeritan kesakitan yang dialami korban dalam video tersebut sungguh memilukan hati para perawat di Sumut serta menyayat hati terasa begitu dalam dan memicu emosi 30.705 orang perawat Sumut yang terhimpun dalam PPNI.

Oleh karena itu, Mashur menyampaikan pengurus DPD PPNI kabupaten/kota di Sumut agar bersabar dan menenangkan seluruh anggota sembari mendoakan teman sejawat perawat yang teraniaya tersebut diberikan kesehatan dan cepat pulih dari trauma luka dan psikologis yang dialaminya.

PPNI meminta pihak penegak hukum bekerja profesional dan menindak tegas pelaku penganiayaan terhadap perawat tersebut sesuai dengan undang undang yang berlaku. Apalagi dalam video tersebut mengaku dirinya sebagai seorang polisi, apakah benar atau tidak yang bersangkutan oknum polisi untuk diusut tuntas.

Sisi lain, PPNI Sumut berharap Komnas Perempuan turun tangan guna membantu pemulihan trauma dan mengawasi proses hukum yang sedang berjalan. Begitu juga managemen RS Siloam Palembang agar bersinergi dengan Badan Bantuan Hukum PPNI dalam penanganan hukum, serta perlindungan kepada perawat teraniaya dalam menjalankan tugas mulianya.

"Saat ini pandemi Covid-19 masih belum teratasi, perawat sebagai garda terdepan yang terus menerus berjuang merawat pasien, sangat terpukul atas kejadian seperti ini," tutupnya. (SS6/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com