PSU Jilid II Pilkada Labuhanbatu akan Digelar 19 Juni


164 view
PSU Jilid II Pilkada Labuhanbatu akan Digelar 19 Juni
Foto Dok
Wahyudi SSos
Rantauprapat (SIB)
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu siap mengeksekusi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan bupati-wakil bupati Labuhanbatu di TPS 007 dan 009 Kelurahan Bakaranbatu, Kecamatan Rantau Selatan. PSU yang ke-2 kali di 2 TPS itu direncanakan akan digelar KPU, Sabtu 19 Juni 2021.

"PSU direncanakan 19 Juni," kata Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi SSos kepada SIB melalui aplikasi pesan, Minggu (6/6).

Penyelenggaraan PSU jilid II, KPU akan memanfaatkan sisa anggaran Pilkada 9 Desember 2020 dan sisa anggaran PSU 24 April 2021.

"PSU berikutnya akan menggunakan sisa anggaran berkisar Rp800 juta-an. Cukup untuk 2 TPS," sebut Wahyudi.
PSU pertama 24 April 2021, KPU menggunakan anggaran Rp1,9 miliar dan masih bersisa sehingga dapat dimanfaatkan untuk PSU yang kedua kali. "Anggaran PSU 24 April Rp1,9 M," ungkapnya.

Apakah PSU jilid II nanti menjadi penentu bupati-wakil bupati terpilih, tidak dapat dipastikan. Namun pada TPS 007 dan 009 itu ada 942 suara pemilih terdaftar yang akan diperebutkan 5 pasangan calon bupati-wakil bupati Labuhanbatu, yakni Paslon nomor urut (1) Tigor-Idlin, (2) dr H Erik Adtrada Ritonga MKM-Hj Ellya Rosa Siregar MM, (3) Andi Suhaimi Dalimunthe ST-Faizal Amri Siregar ST, (4) Abdul Roni-Ahmad Jais dan (5) Suhari Pane-Irwan Indra pada PSU nanti.

Setelah MK memutuskan PSU, perolehan suara 5 paslon dari TPS 007 dan TPS 009 Bakaranbatu dinolkan. Perolehan suara Erik-Ellya Rosa pun berkurang 552 menjadi 87.941 suara, dan suara untuk Andi Suhaimi-Faizal Amri berkurang 295 menjadi 87.888 suara dari 1.059 TPS yang hasilnya telah sah.

PSU ini persaingan perebutan bupati-wakil bupati Labuhanbatu antara paslon nomor 2 ERA dengan Paslon nomor 3 ASRI, sebab suara yang mereka peroleh terpaut jauh dari 3 Paslon lainnya. Jika calon bupati incumbent ASRI kalah lagi di PSU nanti, apakah legowo atau masih menggugat lagi? Atau sebaliknya jika pasangan dr H Erik Adtrada Ritonga-Hj Ellya Rosa Siregar yang sudah sempat ditetapkan menjadi bupati-wakil bupati terpilih dan telah pula diumumkan dalam rapat paripurna DPRD Labuhanbatu namun kemudian dibatalkan MK, lalu menjadi kalah apakah tidak akan menggugat? Belum ada yang dapat memastikan. Kubu 2 Paslon yang bersaing ketat itu sama-sama optimis memenangi Pilkada untuk menjadi bupati dan wakil bupati Labuhanbatu. (E5/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com