Pameran Karya Kreatif Sumut 2022 Dibuka

* Edy Rahmayadi Sebut Peran UMKM Dukung Perekonomian Negara

163 view
Pameran Karya Kreatif Sumut 2022 Dibuka
(Foto: Dok/Diskominfo Sumut)
KKSU : Sekdaprov Sumut Arief Sudarto Trinugroho, Ketua Dekranasda Sumut Nawal Lubis dan lainnya foto bersama saat Pembukaan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2022 yang diselenggarakan di Laguna Atrium Delipark Medan, Jalan Putri Hijau, Medan, Jumat (23/9). 

Medan (SIB)

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan peran sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sangat dominan dalam kontribusinya terhadap pertumbuan ekonomi negara khususnya Sumut.


Di Indonesia sendiri sub sektor ekonomi kreatif berkontribusi sebesar Rp1,2 triliun kepada Pendapatan Domistik Bruto (PDB) Nasional yang disumbang dari sub sektor kuliner, fashion dan kriya.


Sebagian di antaranya merupakan sumbangan sektor UMKM.


Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Arief Sudarto Trinugroho pada pembukaan Pameran Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2022 yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumut di Main Atrium Laguna, Delipark Medan, Jumat (23/9).


Dikatakannya, jumlah UMKM di Sumut sekitar 2,8 juta adalah potensi yang sangat besar, namun masih memiliki kendala dalam pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemasaran.


Untuk itu UMKM perlu didorong agar dapat memanfaatkan perkembangan sektor ekonomi digital, dengan mengarahkan orientasi bisnis UMKM menjadi go digital dan go global agar lebih efektif dan efisien dalam memasarkan produk.


“Pemprov Sumut terus mendorong pengembangan ekosistem ekonomi kreatif berbasis digital. Kami arahkan pada peningkatan kapasitas pelaku industri kreatif di Sumut agar memiliki daya saing dan arah itu akan kami selaraskan dengan kebijakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) salah satunya adalah pengelolaan SDM dan kelembagaan dalam mewujudkan SDM unggul dan berdaya saing,“ jelasnya.


Melalui KKSU diharapkan berbagai permasalahan UMKM perlahan dapat diselesaikan dengan perluasan akses pemasaran produk seperti pameran, promosi produk melalui website, medsos, market place dan pembiayaan dari perbankan.


Juga peningkatan literasi UMKM serta mendorong krativitas UMKM melalui berbagai kompetisi lomba.


Para pelaku UMKM juga diimbau untuk dapat melakukan transformasi dan inovasi usaha.


Karena di era digital ini menurutnya, siapa yang tidak berninovasi akan mati, siapa yang tidak berubah akan mati dan siapa yang tidak kreatif juga akan mati.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com