Panel Surya PJUTS di Jalan Besar Rawang Raib


405 view
Panel Surya PJUTS di Jalan Besar Rawang Raib
(Foto: SIB/Donal Tampubolon)
Dijalan besar menuju Kecamatan Rawang Panca Arga, Asahan berdiri tegak 20 tiang penerangan jalan umum bertenaga surya. Namun, panel surya penerangan bertenaga surya tersebut sudah raib sehingga kondisi jalan menjadi gelap gulita, Selasa (15/3). 
Kisaran (SIB)
Sebanyak 20 panel surya Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di jalan besar menuju Rawang Panca Arga raib sekira satu bulan lalu sehingga kondisi jalan tersebut menjadi gelap gulita.

Bernandus, pemiliki lahan persawahan di Kecamatan Rawang Panca Arga yang kerap melintas di jalur tersebut kepada SIB, Senin (15/3) menyebut, Januari 2019 lalu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membangun 20 PJUTS sepanjang sekira 1 Km di jalan besar Rawang. Saat itu, lampu penerangan jalan sudah berfungsi dengan baik sehingga pengguna jalan sangat merasakan manfaatnya.

Lanjutnya, memasuki bulan ketiga 2021, penerangan jalan umum bertenaga surya dari Kementerian ESDM itu sudah tidak berfungsi lagi di sebabkan panel surya yang berada di atas tiang raib. Entah siapa yang mengambil, tidak tahu warga. Yang jelas, kondisi sepanjang jalan menjadi gelap gulita, cetus Bernandus.

Pemilik lahan pertanian seluas 1,7 hektar itu menerangkan, panel surya adalah sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik dengan menggunakan prinsip yang disebut efek photovoltaic. Energi listrik yang dihasilkan akan disimpan ke dalam sebuah baterai, kemudian digunakan untuk mengoperasikan perangkat elektronik sesuai kebutuhan listriknya.

“Secara sederhananya, sambungnya, cara kerja panel solar itu dengan menyerap cahaya matahari dan menampung energi yang dihasilkan ke dalam sebuah baterai. Dengan demikian, sistem bisa berjalaan meskipun di sore hari, malam hari atau ketika kondisi hujan. Kami yang sering melintas di jalan ini merasa kecewa atas raibnya panel surya PJUTS”, terang Bernandus.

Amatan di lapangan saat sore hingga malam hari, Minggu (14/3), keberadaan tiang lampu penerangan jalan umum bertenaga surya itu berdiri persis di persimpangan jalan besar Rawang (dekat portal) - jalan lintas menuju arah Kecamatan Air Joman. Dari tiang PJUTS pertama hingga ke tiang kedua puluh, tidak ada satu pun lampu yang menyala sehingga kondisi jalan gelap gulita. Apalagi disepanjang jalan tidak ada rumah-rumah penduduk, hanya ada tanaman sawit dan rambong milik salah satu perusahaan swasta. (E13/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com