Pangulu Harus Bersinergi dengan Bupati Simalungun Membangun Desa


342 view
Pangulu Harus Bersinergi dengan Bupati Simalungun Membangun Desa
Foto Dok
Rikanson Jutamardi Purba
Simalungun (harianSIB.com)

Pendiri KoRaSSS (Koalisi bersama Rakyat untuk Siantar-Simalungun Sejahtera) Drs Rikanson Jutamardi Purba Ak mengatakan, pangulu (kepala desa) patut bersinergi dengan Bupati Simalungun dalam penyelenggaraan pemerintahan dan harus sinkron mewujudkan pembangunan desa.

"Sinergitas kedua belah pihak sangat penting. Ini akan berimplikasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang kondusif dan tepat sasaran," tutur Jutamardi di Pamatangraya, Kamis (25/11/2021).

Hal itu dikatakan Jutamardi menanggapi aksi demo pangulu di Kantor Bupati Simalungun pada Senin (22/11/2021) lalu, yang menuntut penundaan pemilihan kepala desa (Pilkades).

Menurutnya, aksi demo pangulu kurang tepat karena aparatur desa merupakan pengayom masyarakat. Jika ada aspirasi atau tuntutan pangulu alangkah baiknya disampaikan langsung ke bupati lewat rapat koordinasi.

Berkaitan dengan penundaan Pilkades, kata Jutamardi, Bupati Simalungun juga punya kewenangan untuk menunda Pilkades. Hal ini berdasarkan peraturan perundang-undangan tentang pemilihan serentak kepala desa.

Ada tiga hal penting menurut Jutamardi sebagai pertimbangan menunda pelaksanaan Pilkades Simalungun dari tahun 2022 ke tahun 2023. Pertama, katanya, masih tingginya risiko Covid-19 terutama ancaman virus varian Delta. Kedua, beban anggaran APBD tahun 2022 masih terbatas.
"Cukup besar anggaran untuk pembenahan infrastruktur jalan dan saluran irigasi serta dana penanganan Covid-19 yang harus diprioritaskan pada tahun 2022," urainya.

Pertimbangan ketiga, katanya, surat balasan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menanggapi surat Bupati Simalungun menyatakan bahwa menyangkut pemilihan serentak pangulu/kepala desa sepenuhnya tanggung jawab bupati.

“Jadi, para pangulu seyogianya lebih berpikir bagaimana melayani masyarakat dan memaksimalkan penggunaan dana desa demi kesejahteraan rakyatnya ketimbang mengurusi pemilihan pangulu serentak yang oleh Bupati Simalungun ditunda,” ujar Jutamardi. (*)

Penulis
: Jheslin M Girsang
Editor
: Robert/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com