Panitia Natal Golkar Sumut Kunjungi Panti Hepata


285 view
Panitia Natal Golkar Sumut Kunjungi Panti Hepata
(Foto SIB/Dok Panitia Natal P Golkar Sumut)
FOTO BERSAMA : Ketua Umum Panitia Natal P Golkar Sumut Dr Maruli Siahaan, Dewan Pertimbangan Sanggam SH Bakara, Sekum panitia Dr Restu Utama Pencawan dan personil panitia lainnya foto bersama Pembina dan anak didik Panti Karya Hepata, Laguboti, Toba, Rabu (29/12/2021). 

Balige (SIB)

Ketua Umum panitia perayaan Natal akbar Partai Golkar Sumut, Dr Maruli Siahaan menyemangati anak-anak binaan Panti Karya Hepata HKBP saat berkunjung ke panti tersebut, Rabu (29/12/2021). Purnawirawan Polisi berpangkat Kombes ini mengatakan, meski kurang secara fisik dari orang normal umumnya, tapi harus bersukacita di dalam merayakan Natal dan menyongsong Tahun Baru, karena semua sama di mata Tuhan.


“Kita ini sama-sama ciptaan Tuhan yang saling mengasihi. Hidup ini tidak mesti sama, pasti ada perbedaan. Tapi harus disyukuri masih ada yang memperhatikan dan memberi perlindungan bahkan mendidik serta mengajari anak-anak cacat.


Yakin dan percayalah, meski kamu memiliki kekurangan pasti ada kelebihan diberi Tuhan,” kata Maruli Siahaan ketika bersama rombongan panitia Natal Golkar Sumut berkunjung ke panti ini di Jalan Sintong Marnipi, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba.


Dikatakannya, panitia Natal P Golkar datang ke Hepata diutus Ketua Umum P Golkar Dr Airlangga Hartarto, melalui Lamhot Sinaga anggota DPR RI dan Ketua DPD P Golkar Sumut yang juga Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah. Panitia membawa bingkisan Natal untuk Tapanuli Raya, termasuk untuk Panti Karya Hepata. “Salam hormat dari mereka untuk Panti Karya Hepata, doakan P Golkar makin sukses, karena partai ini adalah partai nasionalis yang membangkitkan kemajuan baangsa dan mensejahterakan rakyat termasuk di Tapanuli Raya. Doakanlah P Golkar menang pada pemilu tahun 2024, Airlangga Hartarto menang jadi Presiden dan Musa Rajekshah dari Wakil Gubernur bisa jadi Gubernur Sumut,” tuturnya.


Sebelumnya, pengasuh Panti Karya Nopendri Lubis menjelaskan, ada 5 jenis anak-anak difabel yang mereka didik. Yakni, tuna netra (buta). Ada yang buta total, ada kategori lofisen, artinya masih bisa melihat cahaya. Kemudian tuna rungu baik yang tidak bisa mendengar dan bicara. Ada tuna grahita yakni keterlambatan intelektual , tuna daksa (fisiknya tidak berfungsi) dan tuna ganda(lebih dari satu difabel yang diderita).


Mereka semua memiliki aktivitas, seperti membuat kerajinan alas kaki. Mereka juga belajar pertanian dan peternakan sapi dan ikan juga menerima cucian (laundry). Ada juga yang terampil membuat biogas dari kotoran ternak dan sisanya menjadi pupuk sayuran. “Kaum difabel yang sudah berkeluarga disediakan rumah untuk tempat tinggal. Sayuran hasil pertanian dibawa ke dapur untuk dikonsumsi bersama,” terang Nopendri.


Turut hadir Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sumut Sanggam SH Bakara, Sekum panitia Dr Restu Utama Pencawan, Ketua DPD II P Golkar Taput Fernando Simanjuntak, Manohom Aritonang, Alfan Sihombing, dr Rahmenda Sembiring, Pdt Agus Sunaryo dan lainnya.


Sanggam Bakara mengatakan, Golkar peduli terhadap keberadaan rakyat terlebih di masa pandemi Covid-19. Ketua Umum Airlangga Hartarto dan ketua P Golkar Sumut Musa Rajekshah meminta agar bingkisan natal mereka disampaikan kepada masyarakat. “Keperdulian Golkar ini sudah ada pada zaman dahulu, Golkar bersama-sama rakyat berjuang membangun Indonesia,” tuturnya. (A8/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com