Pasar Modal Indonesia Gelar Vaksinasi 40.000 Dosis di Kisaran


179 view
Pasar Modal Indonesia Gelar Vaksinasi 40.000 Dosis di Kisaran
F-ist
BEI, KPEI dan KSEI kembali bekerjasama dengan Perkumpulan Perempuan Pertiwi Indonesia (Pertiwi Indonesia) menyelenggarakan vaksinasi sebanyak 40 ribu dosis vaksin di Kisaran Jumat (26/11).
Medan (SIB)
SRO Pasar Modal Indonesia kembali menggelar sentra vaksinasi di Sumatera Utara yakni dengan vaksinasi sebanyak 40.000 dosis di Kisaran Kabupaten Asahan, Jumat (26/11).

Self-Regulatory Organizations (SRO), terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyelenggarakan kegiatan corporate social responsibility (CSR) berupa pembuatan sentra vaksinasi bekerjasama dengan Perkumpulan Perempuan Pertiwi Indonesia (Pertiwi Indonesia) menyelenggarakan vaksinasi tersebut.

"Kabupaten Asahan ini menjadi kabupaten ke 5 di Sumut yang mendapatkan dukungan pelaksanaan vaksin dari Pasar Modal Indonesia, menyusul Kabupaten Karo, Simalungun, Toba dan Dairi yang telah dilaksanakan sejak 13 November 2021, dengan jumlah 200 ribu dosis, ujar Direktur BEI sekaligus Wakil Ketua Panitia HUT ke 44 Pasar Modal Indonesia, Risa E Rustam.

Di kesempatam itu Risa menyerahkan bantuan alat kesehatan berupa 2 unit oksigen konsentrator, 750 unit Rapid Test Antigen, 100 unit oximeter dan 360 box masker medis senilai Rp66 juta.

Pelaksanaan sentra vaksinasi di Kabupaten Asahan bekerja sama SRO dan Pertiwi Indonesia yang diselenggarakan pada Jumat 26 November 2021 hingga 2 Desember 2021 dan diresmikan oleh Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin.

Turut hadir pada acara tersebut, Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemerintah Kantor OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara, Andi Muhammad Yusuf, Kepala Perwakilan BEI Sumut, Pintor Nasution, dan Sekjen Pertiwi Indonesia, Darariza Wahid.

Adapun dukungan Pasar Modal Indonesia ini untuk mempercepat vaksinasi di Sumut terutama di Kabupaten Asahan, sekaligus untuk mengantisipasi liburan Natal dan Tahun Baru.

Kondisi yang kondusif saat ini harus kita manfaatkan dengan baik untuk percepatan vaksinasi.

Jumlah masyarakat Kabupaten Asahan yang telah divaksin dosis 1 sebesar 48%, serta dosis 2 sebesar 24%. Hal ini adalah salah satu faktor yang membuat kami, pasar modal Indonesia tergerak untuk mendukung pemerintah Kabupaten Asahan dalam mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat,” terang Risa.

Penyelenggaraan di Kabupaten Asahan merupakan pelaksanaan ke-23. Kegiatan vaksinasi tersebut juga sejalan dengan program 10 ribu vaksin OJK yang telah diselenggarakan sejak Juni 2021.

“Program vaksinasi merupakan salah satu prasyarat bagi lembaga keuangan untuk fungsi intermediasi jasa keuangan, karena sebagian besar konsumen tergantung pada percepatan program vaksin. (A1/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com