Pasca Dua Perawat Tertangkap Nyabu, 130 Pegawai RSUD Rantauprapat Tes Urine


254 view
Pasca Dua Perawat Tertangkap Nyabu, 130 Pegawai RSUD Rantauprapat Tes Urine
Foto: Dok/RSUD Rantauprapat
TES URINE: Manajemen RSUD Rantauprapat melakukan tes urine mendadak perawat, Jumat (8/1). Tes urine dilakukan menyusul tertangkapnya 2 perawat sedang asik menyabu di lantai IV Gedung C RS milik Pemkab Labuhanbatu itu, saat dinas malam, Senin (4/1) dini hari.
Rantauprapat (SIB)
Setelah polisi menangkap dua perawat sedang mengisap sabu saat dinas malam, manajemen RSUD Rantauprapat melakukan tes urine mendadak seluruh pegawainya, Jumat (8/1).

"Tes urine dilakukan untuk mengecek seluruh pegawai, baik PNS maupun honorer yang menggunakan narkotika," kata Direktur RSUD Rantauprapat melalui Humas, Doni Simamora kepada wartawan, Sabtu (9/1).

Doni menyebut perawat berstatus PNS dan honorer yang diperiksa atau tes urine 130 orang.

Dia mengakui tes urine mendadak itu dilakukan pasca dua perawat IGD ditangkap polisi saat sedang asik mengisap sabu di lantai IV Gedung C RSUD Rantauprapat, Senin (4/1) dini hari.

Untuk jumlah keseluruhan yang akan dites urine, Doni belum dapat menjabarkan. Namun, katanya, setelah perawat pria diprioritaskan, akan dimungkinkan dilanjutkan tes urine pegawai perempuan.

Tujuannya, menurut Doni, untuk mengetahui pasti karyawan yang terindikasi penyalahgunaan narkoba pasca penangkapan 2 perawat di RS tersebut.

"Untuk memutus sebaran narkoba dan pencegahan hal tidak dinginkan," paparnya.

Sebelumnya, perawat RSUD Rantauprapat, PJH alias Putra (34), PNS, dan AH (33), tenaga kontrak, diringkus tim Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu, saat mengonsumsi sabu di satu ruangan lantai 4 Gedung C RSUD tersebut, Senin (4/1) sekira pukul 01:30 WIB.

Kasat Resnarkoba AKP Martualesi Sitepu, menyebut pihaknya menyita barang bukti berupa satu bungkus plastik klip tembus pandang berisi narkotika jenis sabu seberat 0,06 gram netto, bong lengkap dengan pipetnya, kaca pirek bekas bakar dan ujungnya menggunakan pipet, 1 mancis menggunakan kompor dari jarum suntik dan pipet berbentuk sekop. (BR6/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com