Pedagang Makanan dan Minuman di Pematangsiantar Keluhkan Omset Turun Hingga 40 Persen


154 view
Pedagang Makanan dan Minuman di Pematangsiantar Keluhkan Omset Turun Hingga 40 Persen
metrojambi.com
Ilustrasi
Pematangsiantar (SIB)
Di tengah masa pandemi Cobid-19, pedagang sate dan makanan juga minuman di Kota Pematangsiantar mengeluhkan sepinya pembeli, Sabtu (3/7), sehingga menyebabkan menurunnya omset berjualan hingga 40 persen. Keadaan tersebut dapat mengancam keberlangsungan usaha.

Dinda, seorang pedagang makanan dan minuman sangat prihatin dengan kondisi berusaha saat ini, karena pembeli semakin berkurang sehingga mempengaruhi pendapatan. "Biasanya dalam kondisi normal, jualan kami seperti lontong , nasi gurih ,aneka minuman dan lainnya, habis terjual. Namun saat ini tidak habis dijual dan terpaksa dibawa pulang,"ujarnya. Apabila kondisi seperti sekarang berlanjut, maka terancam tidak berjualan lagi, karena membayar uang sewa kios dan kebutuhan keluarga. Saat ini hanya bisa pasrah sembari berdoa ,agar kondisi dapat kembali membaik dan bisa semakin mendorong kemajuan usaha.

Keluhan yang sama ,juga diungkapkan Zul , pedagang sate. Dalam beberapa bulan ini, penjualan semakin sepi pembeli, sehingga pedagang harus menanggung kerugian ,namun tidak bisa berbuat banyak, karena usaha berjualan sate sudah lama ditekuni. 'Dalam kondisi normal , jualan sate baik daging ayam maupun lembu terjual 500-700 tusuk sate , namun saat ini hanya berkisar 300-400 sate, tapi kami harus sabar dalam menjalankan usaha," ujarnya. (D3/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com