Pegawai BPBD Karo Ikuti Latihan Komunikasi Bencana Melalui Medsos


132 view
Foto : Jurnalis Koran SIB/Marlinto Sihotang
LATIH PEGAWAI : Associate Profesor Dr Puji Lestari SIP MSi dan Dr Eko Teguh Paripurno MT MSi dari UPN Veteran Yogyakarta melatih pegawai BPBD Karo menggunakan medsos sebagai komunikasi bencana, Jumat (11/6/2021), di Kantor BPBD Karo.
Kabanjahe (harianSIB.com)

Puluhan pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo mengikuti pelatihan menggunakan media sosial sebagai alat untuk komunikasi bencana, Jumat (11/6/2021), di Kantor BPBD Karo.

Jurnalis Koran SIB Marlinto Sihotang melaporkan, pelatihan diprakarsai tersebut Associate Profesor Dr Puji Lestari SIP MSi dari UPN Veteran Yogyakarta, yang telah bekerja sama dengan BPBD Karo melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) evaluasi komunikasi bencana melalui media sosial.

Tampil sebagai pembicara dari UPN Veteran Yogyakarta, dipandu Associate Profesor Dr Eko Teguh Paripurno MT MSi dan Associate Professor Dr Puji Lestari SIP MSi yang juga dosen jurusan Ilmu Komunikasi dan Magister Manajemen Bencana UPN Veteran Yogyakarta, serta ketua peneliti hibah Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT) DRPM tahun 2021.

Puji menyebut, pelatihan pembuatan sistem informasi dan komunikasi pengelolaan bencana di Kabupaten Karo tersebut, menindaklanjuti FGD sebelumnya yang disambut baik Bupati Karo, Cory S Sebayang.

"Di masa era digital ini, keberadaan sistem informasi bencana sangat diperlukan untuk mengurangi risiko bencana dan perlu dikomunikasikan kepada seluruh warga Kabupaten Karo, salah satunya melalui media sosial sehingga korban jiwa bencana dapat diminimalisir," katanya.

Setelah diteliti dan dievaluasi, terkait media sosial yang sering digunakan BPBD selama ini masih hanya menggunakan aplikasi WhatsApp (WA) grup yang pesertanya terbatas. Sementara aplikasi Facebook pernah digunakan dan sudah tidak aktif sejak 2017, Instagram tidak aktif sejak awal 2020.

Padahal, hasil survei di masyarakat Karo, terdapat 55,8% responden mengenal media sosial yang pada umumnya sangat percaya dengan informasi yang diunggah melalui media sosial BPBD Karo, sebagai media komunikasi bencana.

"Inilah bukti media sosial dapat digunakan untuk komunikasi antar dan dengan pemerintah juga. Penggunaan media sosial dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk penyampaian informasi terbaru terkait bencana di daerah, pendistribusian bantuan bencana dan penyampaian kebijakan, program kerja dan strategi pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana," kata pembicara.

Menanggapi itu, Kalak BPBD Karo Juspri Nadeak mengapresiasi dan menyambut gembira kegiatan yang dilaksanakan UPN Veteran Yogyakarta tersebut. Ia mengatakan, nantinya BPBD Karo akan menginventarisasi setiap informasi terkait bencana yang akan dipublikasikan di media sosial sehingga bermanfaat bagi masyarakat. (*)

Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com