Pelaku UMKM di Tanjungbalai Diminta Lebih Siap Hadapi Tantangan di Masa Pandemi


131 view
Pelaku UMKM di Tanjungbalai Diminta Lebih Siap Hadapi Tantangan di Masa Pandemi
(Foto: Dok/Kominfo Tanjungbalai)
FOTO BERSAMA: Plt Wali Kota Tanjungbalai H Waris Thalib berfoto bersama para pelaku UMKM, saat membuka pelatihan KSP/USP koperasi dan pelatihan DAK Non Fisik PK2UKM tahun 2021, di Aula Raja Bahagia Resto, Jalan Arteri Tanjungbalai, Senin (6/12/2021). 
Tanjungbalai (harianSIB.com)
Para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Tanjungbalai diminta lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir.

Hal itu dikatakan Plt Wali Kota Tanjungbalai H Waris Thalib, saat membuka pelatihan KSP/USP koperasi dan pelatihan DAK Non Fisik PK2UKM tahun 2021, di Aula Raja Bahagia Resto, Jalan Arteri Tanjungbalai, Senin (6/12/2021).

Pelatihan UMKM tersebut diikuti 30 peserta yang merupakan pelaku usaha/koperasi yang ada di Tanjungbalai. Sementara yang menjadi narasumber pada pelatihan itu adalah Toto Budianto dari Dinas Koperasi UKM Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan pelatihan itu juga dihadiri Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Zainul Arifin.

"Semoga maksud dilaksanakannya kegiatan ini benar-benar meningkatkan kapasitas SDM bagi pelaku usaha, khususnya bagi pelaku usaha di segala bidang atau beragam jenis usaha di Tanjungbalai," kata Waris.

Waris menyampaikan perlunya strategi bertahan bagi UMKM di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Serta harus lebih siap menghadapi berbagai tantangan, salah satunya dengan cara strategi pemanfaatan era teknologi.

"Bapak dan ibu lebih mengetahui peluang usaha di masa pandemi sejak tahun lalu. Manfaatkan terus era teknologi ini dalam meningkatkan pemasaran produk melalui platform digital. Harapan kami juga untuk menjadikan koperasi ini eksis khususnya di Tanjungbalai. Sehingga bisa terus berjalan maksimal meningkatkan pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat," ucap Waris.

Sebelum pelatihan dimulai, para peserta dilaksanakan pre-test dan diakhiri dengan post test sesudah pelatihan selesai untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta pelatihan terhadap materi yang disampaikan.

Narasumber Toto Budianto dalam pelatihan itu mempraktekkan metode pembelajaran klasikal, layaknya di dalam kelas beserta praktek dan diskusi bersama para pelaku UMKM. (*)

Penulis
: Regen Silaban
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com