Pemadaman Listrik di Labusel Resahkan Warga


126 view
Internet
Ilustrasi
Kotapinang (SIB)
Pemadaman listrik yang saban hari terjadi di wilayah kerja PT PLN (Persero) Rayon Kotapinang di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), picu keresahan masyarakat.

Pasalnya, sudah sebulan lebih pemadaman listrik terus terjadi, dengan durasi padam bervariasi, mulai dari 15 menit hingga berjam-jam. Pemkab Labusel dan DPRD pun diminta tegas menyikapi permasalahan tersebut.

Seperti yang terjadi, pada Selasa (19/1) malam, pemadaman listrik berlangsung lebih dari dua jam, sejak pukul 21.00 WIB hingga pukul 23.30 WIB. Parahnya, pemadaman tersebut tanpa pemberitahuan dan penjelasan sedikitpun dari pihak PLN.

Pemadaman listrik kembali terjadi, pada Rabu (20/1) pagi sekira pukul 06.45 WIB. Durasi padamnya lebih cepat dari sebelumnya, yakni sekira lebih dari 30 menit.

Sementara sebelumnya, Selasa (19/1) pagi, pemadaman listrik juga terjadi selama lebih kurang 30 menit. Demikian juga sehari sebelumnya, Senin (18/1) pagi dan malam, pemadaman serupa juga terjadi.

"Pemadaman listrik ini sudah sangat meresahkan. PLN terkesan semakin semena-mena melakukan pemadaman, karena tidak ada pihak yang dapat mengambil tindakan tegas," kata Ketua DPD KNPI Kabupaten Labusel, Abdullah MN Situmorang kepada wartawan, Rabu (20/1).

Dikatakan, Pemkab dan DPRD Kabupaten Labusel seharusnya dapat mengambil sikap tegas, menyikapi keresahan warga tersebut. Menurutnya, jangan sampai masyarakat mengambil tindakan yang nantinya justru merugikan banyak pihak.

Hal senada diungkapkan Ketua Kamijo Kabupaten Labusel, Saiman Siregar. Menurutnya, pemadaman tanpa pemberitahuan dan diluar jadwal sangat merugikan masyarakat.

"Sering warga terkejut listrik tiba-tiba padam. Kalau kondisi cuaca sedang buruk mungkin masih dapat dipahami, namun yang terjadi saat ini nggak ada anggin dan hujan tiba-tiba listrik padam," katanya.

Anggota DPRD Kabupaten Labusel, Bayanuddin Dalimunthe mengatakan, akan mempertanyakan permasalahan tersebut kepada PT PLN Rayon Kotapinang. Jika tidak ada respon kata dia, mereka akan membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum. (L06/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com