Pemilik Kedai UMKM di Tigaras Sebut Program Toba Tilapia Beri Dampak Positif Bangkitkan Perekonomian


134 view
Pemilik Kedai UMKM di Tigaras Sebut Program Toba Tilapia Beri Dampak Positif Bangkitkan Perekonomian
Foto: Dok/Nisa
Kedai Bintang Rizky program binaan UMKM Toba Tilapia di Nagori Tigaras Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun, Selasa (27/7).
Simalungun (SIB)
Penunjukan Danau Toba menjadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) menyisakan kekhawatiran bagi segenap masyarakat Toba yang takut akan tergeser dengan bisnis asing. Akan tetapi, dengan semangat untuk menopang keluarga serta adanya pihak yang bersedia membantu, seakan memberikan kekuatan baru untuk membangkitkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Ibu Nisa pemilik kedai kopi Bintang Rizky yang tergabung dalam Program UMKM Binaan Toba Tilapia yang berada di Pelabuhan Tigaras Nagori Tigaras Kecamatan Dolok Pardamean Kabupaten Simalungun kepada wartawan, Selasa (27/7).

Nisa yang menggantungkan hidupnya bersama keluarga dari hasil berjualan mengatakan, bahwa kebangkitan kuliner lokal secara perlahan mulai semangat dan bangkit serta berkembang demi mendukung pariwisata Kawasan Danau Toba.

Dia menceritakan perjuangannya sejak tahun 2014 membangun usaha di sekitar Pelabuhan Tigaras bersama suaminya dan melakukan berbagai macam percobaan dan racikan untuk memberikan suguhan kopi yang nikmat dan memberi kesan bagi setiap pengunjungnya.

Berada di jalur pariwisata, tepatnya di area pintu masuk pelabuhan, pengunjung sering-kali datang untuk menunggu kapal menuju Pulau Samosir datang, sembari mencicipi kopi andalan khas Toba.

Dengan kedai yang sederhana dan penyajian yang seadanya, Kedai Kopi Bintang Rizky menjadikan racikan biji kopi asal Siantar menjadi daya tarik utama kedainya.

Kemudian, setelah Pemerintah menetapkan Danau Toba menjadi DPSP serta dimulainya berbagai macam pembangunan, timbul kekhawatirannya bagaimana kedainya dapat bertahan di tengah kemungkinan banyaknya kedai-kedai Internasional akan segera hadir di tanah Toba ini.

Namun, berkat dukungan perusahaan PT Suri Tani Pemuka melalui program UMKM Binaan Toba Tilapia sejak Juni lalu, Kedai Bintang Rizky terpilih menjadi proyek percontohan pembinaan UMKM.

Sejak itu, Kedai miliknya mendapatkan berbagai macam perubahan baik dari segi infrastruktur maupun pembinaan penyajian minuman dengan higienis. "Saat ini kami dilatih untuk dapat menjadi aktor utama dalam mempromosikan salah satu minuman hasil racikan biji kopi asli asal Toba kepada pengunjung, disajikan dengan kualitas kebersihan yang tidak kalah dari kedai-kedai besar," katanya.

Sementara Imam Santoso Deputy Head of Tilapia Operation PT STP menuturkan, ada tiga kedai makanan dan minuman yang berada di jalur pariwisata dipilih untuk menyiapkan kedai-kedai tersebut sebagai representasi kedai makanan dan minuman berbahan dasar rempah-rempah lokal yang diracik langsung oleh masyarakat asli Toba.

"Hingga saat ini, ada 3 kedai yang tergabung dalam program Pembinaan UMKM Toba Tilapia, yaitu Kedai Bintang Rizky, Kedai Sabila, dan Kedai Sangga Boi yang langsung diresmikan Wakil Bupati Simalungun H Zonny Waldi satu bulan yang lalu," tutupnya. (D10/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com