Pemkab Karo Belum Bangun TPS Bagi Pedagang Korban Kebakaran Pasar Tingkat Berastagi


147 view
Foto: SIB/Sonry Purba
PEDAGANG: Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH saat mengunjungi korban kebakaran Pasar Tingkat Berastagi.
Karo (SIB)
Pemkab Karo hingga saat ini belum membangun Tempat Penampungan Sementara (TPS) untuk para pedagang korban kebakaran ratusan kios Pasar Tingkat Berastagi yang terbakar pada 17 November 2020 lalu.

Padahal, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH dan Ketua DPRD Kabupaten Karo Iriani Br Tarigan sudah berjanji kepada para pedagang, akan membangun balai-balai ataupun TPS untuk tempat mereka berjualan di Jalan Perniagaan, Jalan Dagang, Jalan Penghasilan maupun di Terminal Berastagi.

Bahkan surat edaran dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan maupun Dinas Perhubungan Kabupaten Karo sudah ada kepada para pedagang agar tempat mereka berjualan di bahu jalan selama ini semenjak kebakaran 17 November 2010 segera dikosongkan, agar dilakukan pengukuran untuk pembangunan TPS.

Salah satu korban kebakaran, Br Sembiring kepada wartawan mengatakan, tidak ada lagi tempatnya untuk berjualan setelah tempat berjualanya habis terbakar. "Sampai kapan kami begini, kalau untuk tempat kami berjualan pun tidak ada lagi, sementara kredit yang harus kami bayar ada setiap hari. Seperti sayalah contohnya, sudah lewat satu bulan tak berjualan, sudah berapa kerugian saya. Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH sudah berjanji di hadapan kami sewaktu melihat langsung kondisi Pasar Tingkat Berastagi setelah terbakar akan membangun balai-balai atau TPS untuk tempat kami berjualan, tapi kenyataan sudah hampir dua bulan kebakaran, sampai detik ini belum ada kelihatan tanda-tanda dibangun TPS untuk kami berjualan," ucap br Sembiring ini.

Ketika dikonfirmasi wartawan ke Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Edison Karo terkait akan dibangun TPS di terminal angkutan pedesaan di Gang Okta/Gang Merek atau lebih dikenal Pasar Lama Berastagi, ia menjelaskan belum dirembukkan pihak terkait dari Dinas Perhubungan Karo untuk membangun TPS.

Amatan wartawan di lapangan, pasca kebakaran Pasar Tingkat Berastagi, situasi Kota Berastagi terlihat sangat kumuh, jorok dan tak jarang terjadi kemacetan panjang karena sejumlah pedagang berjualan di bahu jalan dan terkesan dibiarkan. (BR2/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com