Pemkab Labuhanbatu Dukung Kampung Nusa untuk Ketahanan Iklim dan Ketahanan Pangan


174 view
Pemkab Labuhanbatu Dukung Kampung Nusa untuk Ketahanan Iklim dan Ketahanan Pangan
Foto : Analisadaily/Istimewa
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu siap mendukung program Kampung Nusa (Kampung Nutrisi Keluarga) untuk ketahanan iklim dan ketahanan pangan rumah tangga, sebagai gagasan inovasi daerah.

Rantauprapat (SIB)


Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu siap mendukung program Kampung Nusa (Kampung Nutrisi Keluarga) untuk ketahanan iklim dan ketahanan pangan rumah tangga, sebagai gagasan inovasi daerah.

Kesiapan Pemkab itu diungkapkan Bupati melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Hobol Zulkifli Rangkuti kepada SIB, Minggu (18/9), seperti disampaikan dalam Dialog Multi Pihak untuk Aksi Kolaboratif Membangun Ketahanan Iklim dan Ketahanan Pangan di Labuhanbatu, bersama Hapsari Sumatera Utara dan Serikat Perempuan Independen (SPI) Labuhanbatu, Rabu (14/9), di Aula Kantor Bappeda, Jalan HM Idris Rantauprapat.

Menurut Kepala Bappeda, gagasan inovatif Kampung Nusa yang ditawarkan Hapsari, sesuai dengan Perda Labuhanbatu No.2 Tahun 2021 tentang Inovasi Daerah.

"Bappeda juga akan mendorong adanya instrumen kebijakan sebagai bentuk dukungan dan kemudahan akses sumberdaya dalam mengembangkan aksi kolaboratif program Kampung Nusa, untuk inovasi daerah," sebut Hobol.

"Kami juga akan membantu mempersiapkan regulasi yang dibutuhkan, sehingga aksi kolaborasi ini dapat diwujudkan dan menghasilkan inovasi-inovasi pembangunan daerah di Kabupaten Labuhanbatu,” sebutnya antusias.

Dewan pengurus Hapsari Sumut, Lely Zailani didampingi Ketua SPI Labuhanbatu Istuti Laili Lubis, dalam dialog itu mengatakan perubahan iklim akan menjadi pemicu krisis sosial ekologis yang luas. Masyarakat berpenghasilan rendah atau miskin lebih rentan dibanding yang berpenghasilan menengah ke atas, terlebih kaum perempuan dan anak-anak.

"Bencana alam dan kelaparan adalah contoh nyata dampak perubahan iklim yang berakibat pada penurunan kualitas hidup anak, perempuan, dan memperbesar kesenjangan gender dalam masyarakat," sebut Lely.

Belakangan, dampak krisis iklim ini diperburuk dampak Covid-19 yang menyebabkan kenaikan angka kemiskinan dan kekerasan terhadap perempuan.

"Oleh karena itu, Hapsari menawarkan aksi kolaboratif program Kampung Nusa (Kampung Nutrisi Keluarga) sebagai strategi untuk ketahanan iklim dan ketahanan pangan tingkat rumah tangga dengan menanam.(E5/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com