Pemkab Labuhanbatu Segera Data WBP yang Belum Miliki NIK dan E-KTP


158 view
Pemkab Labuhanbatu Segera Data WBP yang Belum Miliki NIK dan E-KTP
Foto: Dok/Diskominfo
NIK WBP: Kalapas Rantauprapat Jayanta Peranginangin menyampaikan permohonan agar Pemkab Labuhanbatu dapat segera menyelesaikan NIK dan eKTP WBP, supaya dapat divaksin, Senin (20/9), di Lapas Rantauprapat, Jalan Juang 45.
Rantauprapat (SIB)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu segera mendata warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan KTP elektronik. Rencana tersebut menyusul permohonan Kalapas Rantauprapat, Jayanta Peranginangin terkait banyaknya warga binaan yang belum memiliki NIK dan e-KTP, sehingga terkendala untuk vaksinasi.

"Nomor induk kependudukan itu penting. Termasuk bagi WBP di Lapas ini," tegas Wakil Bupati Labuhanbatu Hj Ellya Rosa Siregar didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Labuhanbatu, Maznil Khairi dan Kabid Kependudukan, Sahnan Siahaan, saat bertemu Kalapas Kelas IIA Rantauprapat, Senin (20/9), di Lapas, Jalan Juang 45 Lobusona Rantauprapat.

"Saya diinstruksikan oleh bupati untuk menindaklanjuti permohonan Kalapas agar WBP yang belum memiliki KTP elektronik (e-KTP) atau NIK dapat segera dibuat agar bisa mengikuti vaksinasi,” kata wakil bupati.

Dia menjelaskan, di masa pandemi Covid-19, pemerintah mewajibkan seluruh masyarakat Indonesia untuk mengikuti vaksinasi, sedangkan salah satu syarat untuk divaksin adalah NIK yang harus jelas.

"Untuk memenuhi kebutuhan itu, pemerintah Kabupaten Labuhanbatu melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil akan memasilitasinya segera, untuk mendata berapa jumlah warga binaan yang bermasalah NIK dan eKTP-nya dan segera mengatasi masalah itu," ujar Ellya Rosa.

Kepala Rantauprapat Jayanta, sangat berharap kiranya Pemkab Labuhanbatu bisa secepatnya menyelesaikan masalah NIK tersebut.

"Ada 1000 lebih warga binaan yang akan kita data, secepatnya akan kita laporkan ke dinas Dukapil, agar seluruh warga binaan Lapas Rantauprapat segera dapat divaksin. Karena sejak pandemi, kegiatan di Lapas ini di-lockdown. Jadi, vaksin sangat penting bagi kami agar aktivitas di Lapas ini bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Salah seorang WBP yang enggan disebutkan namanya, juga sangat berharap Pemkab Labuhanbatu dapat menyelesaikan NIK mereka yang bermasalah agar bisa mendapatkan vaksin.

"Sudah hampir dua tahun kami tidak bisa bertemu dengan keluarga kami. Semoga setelah mendapatkan vaksin, kami bisa bertemu tatap muka dengan mereka," ujarnya. (E5/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com