Pemkab Labusel Tunggak Tagihan Listrik


149 view
Getty Images/iStockphoto/Nikola Nastasic
Ilustrasi tagihan listrik
Kotapinang (SIB)
Perubahan pengelolaan keuangan daerah Pemkab Labusel dari Sitem Informasi Manajamen Daerah (Simda) menjadi Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) ternyata tidak hanya berimbas pada keterlambatan pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Bahkan, kini hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jajaran Pemkab Labusel menunggak tagihan listrik.

Manajer PT PLN (Persero) Rayon Kotapinang, P Siregar yang dikonfirmasi, Rabu (24/2) mengatakan, hampir seluruh OPD jajaran Pemkab Labusel menunggak tagihan listrik. Menurutnya, besar tunggakan tagihan tersebut bervariasi antara satu bulan hingga dua bulan.

“Jumlah totalnya belum tahu, karena OPD-nyakan banyak. Hanya saja rata-rata tunggakannya antara satu hingga dua bulan,” katanya.

Selain listrik perkantoran kata dia, Pemkab Labusel juga kini menunggak tagihan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Menurutnya, total tunggalan LPJU sekira Rp1,5 miliar.

“Hampir seluruh daerah mengalaminya. Menurut penjelasan Pemkab, keterlambatan pembayaran karena adanya perubahan teknis pebgelolaan keuangan daerah,” katanya.

Dia mengatakan, mereka sudah berkoordinasi dengan Pemkab Labusel terkait permasalahan tersebut dan secepatnya akan diupayakan. Mereka pun sudah melakukan penjajakan dan memberikan peringatan.

“Tindakan yang dilakukan jika tidak secepatnya dibayarkan ya pemutusanlah. Tapi sejauh ini belum ada yang diputus,” katanya. (L06/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com