Pemkab Pakpak Bharat Terima Penghargaan DID Rp 8,96 M untuk Capaian Kinerja Tahun Berjalan


134 view
Pemkab Pakpak Bharat Terima Penghargaan DID Rp 8,96 M untuk Capaian Kinerja Tahun Berjalan
Foto: Ist/harianSIB.com
Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor

Sidikalang (SIB)

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan dalam bentuk dana insentif daerah (DID) Rp 8,96 miliar atas capaian kinerja tahun berjalan.


Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, Rabu (28/9) di Sidikalang mengatakan, dan, kabupaten/ kota di Indonesia yang menerima DID itu , salah satunya Pemkab Pakpak Bharat.


“Penghargaan itu, untuk memacu daerah agar terus melakukan perbaikan kinerja dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah, untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional”, kata Franc Bernhard Tumanggor.


Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat Pemkab Pakpak Bharat harus bekerja keras menghasilkan alokasi dana bantuan dari pemerintah pusat.


Pemkab Pakpak Bharat mendapat DID kinerja tahun berjalan Rp 8,96 miliar lebih berkat kerja keras seluruh OPD.


Dana itu selanjutnya diperuntukkan untuk kebutuhan utama yakni mendukung percepatan pemulihan ekonomi di Pakpak Bharat, di antaranya jaminan perlindungan sosial seperti pemberian bantuan langsung tunai, dan program bedah rumah.


Kemudian, upaya penurunan tingkat inflasi dan dukungan terhadap dunia usaha terutama usaha mikro, kecil, dan menengah seperti penyediaan alat pengolahan makanan, pengolahan kopi, penjahit bordir dan pengrajin kayu demi meningkatkan nilai usaha masyarakat untuk peningkatan pendapatan asli daerah.


Dana itu juga akan membantu penurunan kemiskinan dan pengangguran seperti pelaksanaan sosialisasi tenaga kerja dan kerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BBPVP) Kemnaker Medan, untuk memberikan peluang kerja bagi masyarakat baik ke luar daerah maupun luar negeri.


Selain itu untuk pembelian buku tulis SD dan SMP, pemenuhan sarana belajar PAUD, pemberian tas sekolah PAUD, pemberian makanan tambahan dan pengadaan SPALD untuk menurunkan angka stunting dan mempersiapkan generasi emas Pakpak Bharat yang berkualitas.


"Semua kegiatan itu, berdasarkan urgensi dan prioritas dengan memperhatikan pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan serta penyandang disabilitas," ungkapnya.


Dalam menjamin efektivitas dan efisiensi penggunaan DID, pihaknya meminta OPD menggunakan anggaran itu, untuk hal prioritas dan kepentingan masyarakat.


Katanya, rencana penggunaan DID kinerja paling lambat Oktober dan laporan realisasi penyerapan paling lambat Juni 2023.


"Tidak ada waktu bekerja lambat dan tidak serius. Bekerja harus cepat, tepat dan menggunakan hati demi kemajuan Pakpak Bharat yang merupakan definisi dari solutif, agile, disiplin, amanah (SADA), sebagai nilai dan budaya kerja dari Pemkab Pakpak Bharat. Jangan pernah lelah mencintai Pakpak Bharat," ucapnya. (B3/c)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com