Pemkab Sergai Salurkan Bantuan Sosial kepada Pelaku UMK


145 view
Pemkab Sergai Salurkan Bantuan Sosial kepada Pelaku UMK
(Foto: Dok/Diskominfo Sergai)
SERAHKAN BANTUAN: Wabup Sergai, H Adlin Umar Yusri Tambunan menyerahkan bantuan sosial dari Pemkab Sergai kepada pelaku UMK, Kamis (17/11/2022). 

Sergai (harianSIB.com)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdangbedagai (Sergai) melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) menyalurkan bantuan sosial khusus kepada pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).


Penyaluran bantuan ini dirangkai dengan kampanye belanja bijak dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), edukasi keuangan digital, pasar murah, bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) perwakilan Sumatera Utara (Sumut), di Pasar Rakyat Perbaungan, Kamis (17/11/2022).


Wakil Bupati (Wabup) Sergai, H Adlin Umar Yusri Tambunan, mengatakan, penyaluran bantuan tersebut bukti hadirnya pemerintah di tengah masyarakat.


"Sektor UMK adalah salah satu penopang utama perekonomian daerah. Hal tersebut yang menjadi alasan perhatian khusus yang diberikan pemerintah lewat bantuan sosial kepada para pelaku UMK," katanya.


Adlin juga meminta agar sektor UMK rajin melakukan inovasi, utamanya dalam aspek pemasaran.


“Contohnya, buat kemasan yang menarik. Manfaatkan teknologi yang semakin berkembang,” sarannya.


Adlin menyebut, tahun depan pihaknya menargetkan 80% belanja modal APBD akan menggunakan mekanisme non-tunai. Tak hanya itu, para pelaku UMK akan diarahkan untuk tergabung dalam sistem e-katalog.


Untuk itu, ia mendorong para pelaku UMK segera melakukan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sehingga dapat tergabung dalam sistem yang sudah dibuat.


"Jika diperlukan, Disperindag dapat jemput bola langsung ke masyarakat untuk mengurus NIB-nya. Jadi, mekanisme e-katalog dapat berjalan baik dan tahun depan transaksi dapat dilakukan non-tunai,” katanya.


Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Sumut, Aska Subhan Aminurridho menyampaikan, kolaborasi antara Pemkab Sergai dan BI ini merupakan komitmen bersama untuk mengedukasi masyarakat tentang transaksi non-tunai.


“Saat ini dukungan infrastruktur, misalnya provider atau penyedia layanan, sudah cukup baik untuk mendukung transaksi non-tunai," ujarnya.


Sebelumnya, Kadis Perindagsar, Roy Christian Paul Sitorus Pane melaporkan, bantuan yang diberikan menyasar sekitar 1.400 pedagang pasar se-Sergai.


Khusus untuk Pasar Rakyat Perbaungan, bantuan diberikan untuk 206 pedagang.


“Besaran bantuan Rp200 ribu yang akan diterima selama 3 bulan, mulai Oktober sampai Desember. Bantuan akan disalurkan langsung ke rekening pedagang,” katanya. (*)


Penulis
: Rimpun H Sihombing
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com