Kamis, 23 Mei 2024 WIB

Pemkab Simalungun Terima Bantuan 1 Unit Mobil Rescue dari BNPB Pusat

Redaksi - Sabtu, 11 Maret 2023 19:10 WIB
269 view
Pemkab Simalungun Terima Bantuan 1 Unit Mobil Rescue dari BNPB Pusat
Foto: Dok/Diskominfo
SERAHKAN: Direktur Optimalisasi Jaringan Logistik dan Peralatan BNPB Pusat, Nadira (2 dari kanan) menyerahkan secara simbolis kunci mobil Rescue kepada Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga di Posko Satgas Covid-19 Simalungun, Jumat (10/3)
Simalungun (SIB)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menerima bantuan 1 unit mobil Rescue roda 4 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, di Posko Satgas Covid-19 Simalungun, Jumat (10/3).

Mobil tersebut diserahkan Direktur Optimalisasi Jaringan Logistik dan Peralatan BNPB Pusat, Nadira kepada Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga serta disaksikan Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan Ketua DPRD Simalungun, Timbul Jaya Sibarani.

Usai penyerahan bantuan, dilakukan diskusi terkait penanganan dan penanggulangan bencana di Simalungun.

Nadira mengatakan, ada peluang-peluang yang bisa dimafaatkan dari BNPB seperti dana untuk siaga darurat, dana tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

“Selama bupati menetapkan status siaga darurat, tanggap darurat dan melaporkan ke Jakarta, kita turun memberikan pendampingan dan melakukan indentifikasi kerusakan akibat bencana,” kata Nadira, seperti dilansir dari harianSIB.com.

“Jadi ada tiga anggaran yang bisa dimanfaat di BNPB. Kalau untuk logistik dan peralatan, cukup dengan mengajukan permohonan ke BNPB,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Bupati Radiapoh mengucapkan selamat datang kepada Ketua Komisi II DPR RI dan Direktur Optimalisasi Jaringan Logistik dan Peralatan BNPB Pusat bersama rombongan di Simalungun. [br]


Dalam kesempatan tersebut dijelaskan kondisi karakteristik bencana. Kabupaten Simalungun memiliki teritorial sangat luas meliputi 32 kecamatan, 413 desa/kelurahan dan hampir 32 persen luas wilayah Simalungun tekstur tanahnya berpasir.

“Beberapa hari yang lalu ketika cuaca ekstrim, jalan penghubung Kecamatan Raya dengan Kecamatan Silou Kahean terjadi longsor di 4 titik. Untuk penanggulangan longsor itu diperkirakan butuh dana sekira Rp 25 Miliar. Sementara anggaran Pemkab Simalungun sangat terbatas,” ujar Radiapoh.

BNPB diharapkan memberikan perhatian khususnya pengadaan alat berat untuk penanggulangan awal saat terjadinya bencana. Pemkab Simalungun kini sedang membuat titik pemetaan rawan bencana.

“Kami dari Pemkab Simalungun menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan dan sebagai semangat bagi rekan-rekan di BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Simalungun," pungkas Radiapoh. (SS13/d)






Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Peringati Harkitnas, Sekda Simalungun Bacakan Pidato Menkominfo
Pemkab Simalungun Segera Bangun Jembatan Penghubung Nagori Nauli Baru dan Janggir Letto
Mangapul Purba Minta Pemkab Simalungun Bangun Jembatan Nagori Nauli Baru dan Janggir Letto Putus
Pemkab Simalungun akan Gelar Sidang Isbat Nikah Terpadu
Pemkab Simalungun Salurkan Bantuan 932 Unit Alat Produksi untuk Pelaku UMKM
Bupati Simalungun Tepung Tawari 150 Jamaah Calon Haji
komentar
beritaTerbaru