Pemko Medan Dukung Polisi Selidiki Dugaan Nakes Suntik Vaksin Kosong


235 view
Pemko Medan Dukung Polisi Selidiki Dugaan Nakes Suntik Vaksin Kosong
Foto : SIB/Roy Marisi Simorangkir
Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution mendukung polisi menyelidiki peristiwa dugaan Nakes suntik vaksin kosong saat diwawancara wartawan di Balai Kota Medan, Jumat (21/1/2022). 
Medan (harianSIB.com)
Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution mengaku pihaknya sangat menyayangkan terjadinya dugaan tindakan Nakes menyuntikkan vaksin kosong ke salah satu siswa di sekolah Wahidin, Kecamatan Medan Labuhan, beberapa waktu lalu, yang videonya viral di media sosial. Untuk itu, pihaknya mendukung polisi menyelidiki peristiwa itu secara tegas.

Diwawancara wartawan termasuk jurnalis Koran SIB Roy Marisi Simorangkir di Balai Kota Medan, Jumat (21/1/2022), Bobby Nasution meminta petugas dan penanggungjawab kegiatan tersebut bertanggungjawab terhadap peristiwa tersebut.

"Dokter, perawat dan penanggungjawab kegiatan itu harus bertanggungjawab atas kejadian tersebut," tegasnya.

Berdasarkan laporan yang diterima dari Kadis Kesehatan Kota Medan, akunya, pelaksanaan vaksinasi di sekolah itu bukan kegiatan dari Pemko Medan. Petugas pelaksana vaksinasi tersebut juga, tambahnya, bukan tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas di bawah naungan Pemko Medan.

"Bukan kami tak mau bertanggungjawab, tapi itu bukan dilakukan pihak kami. Kami akan bertanggungjawab penuh bila kejadian tersebut dilakukan jajaran di Pemko Medan," ungkapnya.

Dijelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Polres Belawan dan Kapolda Sumut terkait kejadian itu. Diakui, pihaknya meminta polisi dengan tegas menyelidiki dan memeriksa kejadian itu. Bahkan, akunya, pihak IDI dan PDUI diminta pendapatnya terkait hal itu.

"Kita minta pemeriksaan ini dilakukan selurus-lurusnya. Apakah karena kelelahan, lalai dan lainnya. Kita tunggu hasil pemeriksaannya," tambahnya.

Sebelumnya, Polres Belawan mengaku memeriksa tenaga kesehatan (Nakes) vaksinator berinisial G dan petugas aplus inisial W, pasca beredar luas (viral) di media sosial seorang Nakes petugas vaksinator diduga menyuntikkan vaksin kosong kepada seorang anak SD di Medan.

Saat ini penyidik mendalami rekaman video tersebut serta memeriksa pihak-pihak terkait. (*)

Editor
: Wilfred/Bantors
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com