Pemko Medan Klaim Telah Ingatkan KCW Terapkan Prokes dan Patuhi Jam Operasional


131 view
©2021 Merdeka.com
Kesawan City Walk
Medan (SIB)
Pemko Medan mengklaim bahwa OPD terkait sudah sejak awal mengingatkan pihak Kesawan City Walk (KCW) untuk menerapkan protokol kesehatan (Prokes) bagi pedagang maupun pengunjung sebagai upaya meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19. Selain itu, petugas Dinas Pariwisata Kota Medan bersama Satpol PP dan jajaran kelurahan setempat telah secara rutin berpatroli untuk memastikan baik pedagang maupun pengunjung telah melaksanakan Prokes dengan baik.

“Seluruh pedagang dan pengunjung senantiasa kita ingatkan untuk melaksanakan Prokes dengan baik, terutama selalu menggunakan masker dan menjaga jarak,” kata Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan sekaligus Person In Charge (PIC) KCW Benny Iskandar di Medan, Selasa (20/4).

Selanjutnya dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, jelasnya, pihaknya telah menyediakan 10 wastafel di sejumlah titik bagi pengunjung guna memudahkan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Dengan demikian, tangan para pengunjung senantiasa higienis sehingga tidak menjadi media penyebaran virus corona.

Dalam rangka mendukung pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), tambahnya, sebelum pukul 21.45 WIB petugas mengumumkan dan mengingatkan berakhirnya jam operasional KCW kepada pedagang dan pengunjung . Menurutnya, pengumuman itu dilakukan agar pengunjung cepat menyelesaikan makanan dan minuman setelah itu melakukan transaksi pembayaran, sedangkan pedagang dapat bersiap-siap untuk mengemasi dagangannya.

Benny menduga, kerumunan yang terjadi Sabtu (17/4) lalu karena bertepatan malam Minggu pertama di bulan puasa, sehingga antusiasme pengunjung yang datang meningkat dari biasanya dan lebih lama meningalkan lokasi KCW.

“Kalau mulai tadi malam, Senin (19/4), pedagang dan pengunjung pukul 22.00 WIB sudah membubarkan diri. Kita pun memberi kesempatan setengah jam kepada pedagang untuk mengemasi barang dagangannya. Setelah itu, lokasi KCW harus bersih kembali,” jelasnya.

Sebagai upaya memaksimalkan PPKM, jelasnya, akan dilakukan sejumlah perubahan agar hasilnya lebih efektif dan maksimal. Salah satunya, para pedagang telah diingatkan untuk menjaga jarak dari stand satu ke stand lainnya. Dikatakannya, selama ini jarak antar stand sekira 6 meter diubah menjadi 10 meter.

Langkah ini, imbuhnya, diikuti dengan menempatkan petugas Satgas Covid-19 untuk menjaga 10 pintu masuk KCW yang dilengkapi dengan thermogun untuk mengecek suhu tubuh setiap pegunjung yang datang. Adapun 10 pintu masuk KCW di antaranya yakni simpang Palang Merah, Balai Kota, GwangZhou, Kumango, Ahmad Yani I, II, III dan IV. (Rel/A16/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com