Persiapan PTM

Pemko Tanjungbalai Rapat Virtual dengan Kepala Sekolah dan Guru


281 view
Pemko Tanjungbalai Rapat Virtual dengan Kepala Sekolah dan Guru
Foto: Istimewa
Pemerintah Kota (Pemkot) Tanjung Balai menggelar rapat secara virtual bersama jajaran Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah dan juga Guru-guru PAUD,TK SD SMP, SMA dan SMK se-Tanjungbalai terkait persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, di ruang Command Center Diskominfo Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa (31/8/2021).
Tanjungbalai (SIB)
Pemko Tanjungbalai menggelar rapat secara virtual bersama jajaran Dinas Pendidikan, Kepala Sekolah dan juga Guru-guru PAUD, TK SD SMP, SMA dan SMK se-Tanjungbalai terkait persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di ruang Command Center Diskominfo Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Selasa (31/8).

Rapat yang dipimpin Plt Wali Kota Tanjungbalai, H Waris Thalib didampingi Plh Sekretaris Daerah, Nurmalini Marpaung, Plt Kadis Pendidikan, Azhar, Kadis Kesehatan, Burhanuddin Harahap dan Kominfo Kota Tanjungbalai.

Waris Thalib mengatakan, sesuai Instruksi Gubernur (Ingub) Sumatera Utara, Nomor: 188.54/39/INST/2021Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 di Provinsi Sumatera Utara. Saat ini Tanjungbalai masuk dalam PPKM level 3, sesuai Ingub Sumatera Utara maka Tanjungbalai dapat melaksanakan PTM, namun tetap dengan menyiapkan langkah-langkah strategis sesuai protokol kesehatan.

Dikatakannya, kesiapan proses mekanisme PTM di kota Tanjungbalai akan dilaksanakan 1 September tahun ini.
Waris menekankan kepada kepala sekolah dan guru-guru, agar memahami poin-poin Instruksi Gubsu tersebut.

Ia juga menyebutkan pedoman dalam pelaksanaan PTM di Tanjungbalai dilakukan dengan menerapkan kegiatan yakni, pelaksanaan pembelajaran disatuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen), kecuali untuk SDLB, MILB, SMPLB dan SMLB, MALB maksimal 62% (enam puluh dua persen) sampai dengan 100% (seratus persen) dengan menjaga jarak minimal 1,5 m (satu koma lima meter) dan maksimal 5 (lima) peserta didik per kelas dan PAUD maksimal 33% (tiga puluh tiga persen) dengan menjaga jarak minimal 1,5 m (satu koma limameter) dan maksimal 5 (lima) peserta didik per kelas.

Memprioritaskan kesehatan dan keselamatan semua warga satuan pendidikan, kantin tidak diperbolehkan dibuka dan warga satuan pendidikan disarankan membawa makanan/minuman dengan menu gizi seimbang.

Siswa yang terpapar Covid-19 tidak dibenarkan mengikuti proses belajar mengajar secara tatap muka dan jika mengidap penyakit penyerta (komorbid) harus dalam kondisi terkontrol.

Apabila salah seorang anggota keluarga di rumah terpapar Covid-19, siswa tersebut tidak dibenarkan mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas.

Jumlah jam pelajaran tatap muka terbatas diatur sebanyak 2 kali seminggu dan 2 jam per hari dengan durasi 60 menit.
Kepala sekolah, guru dan tata usaha telah divaksin, setiap rombongan belajar (kelas) maksimal diikuti 25% siswa dengan prinsip belajar secara bertahap.

Bagi siswa yang terpapar Covid-19 di satuan pendidikan dilakukan tracing kontak erat, dalam program belajar mengajar menerapkan kurikulum darurat.

Waris Thalib juga meminta Dinas Pendidikan dan Dinas terkait untuk menjalankan fungsi monitoring serta pengawasan, agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Kota Tanjungbalai berjalan dengan sebaik-baiknya serta mencegah terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. (BR5/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com