Pemprov Sumut Buka Vaksinasi Ibu Hamil di RS USU


106 view
Pemprov Sumut Buka Vaksinasi Ibu Hamil di RS USU
Foto: harianSIB.com/Leo Bukit
SAMBUTAN: Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Aris Yudhariansyah mewakili Gubernur Sumut menyampaikan kata sambutan sebelum membuka pencanangan dan percepatan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil, di RS USU Medan, Rabu (1/9/2021).
Medan (harianSIB.com)

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) membuka pencanangan dan percepatan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil, di RS USU Medan, Rabu (1/9/2021).

Mewakili Gubernur Sumut, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah mengatakan pencanangan tersebut awal pemerintah melindungi para ibu hamil yang ada di Sumut dari terinfeksi Covid-19 yang sangat berbahaya dan telah banyak menyebabkan kematian pada masyarakat dan tenaga kesehatan.

Laporan dari Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota sampai Juni 2021, tercatat 67.345 ibu hamil yang sudah memperoleh pelayanan kehamilan, 65.431 ibu bersalin dan 39.375 orang bayi baru lahir yang sudah mendapatkan pelayanan sesuai standar.

Satu hal yang sampai saat ini menjadi masalah adalah masih tingginya angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Adapun penyebab terbanyak kematian ibu menurut Sample Registration System (SRS) 2016, hipertensi dalam kehamilan (33,7%), perdarahan obstetri (27,03%), komplikasi non obstetrik (15,7%), komplikasi obstetrik lainnya (12,04%).

Data jumlah kematian ibu di Sumut sampai Juli 2021 ada 119 kasus kematian dan 27 kasus di antaranya disebabkan Covid-19. Sedangkan ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 ada 79 orang yang tersebar di 17 kabupaten/kota di Sumut.

Adapun penyebab kematian bayi baru lahir berdasarkan SRS Litbang 2016 adalah komplikasi kejadian intrapartum (28,3%), gangguan respiratori dan kardiovaskular (21,3%), BBLR dan prematur (19%), kelainan kongenital (14,8%), lainnya (8,2%) dan infeksi (7,3%). Data jumlah kematian bayi baru lahir di Sumut sampai Juli 2021, ada 299 kasus kematian.

Upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 dan sekarang lebih khusus lagi yaitu dengan sasaran para ibu hamil.

Ibu hamil merupakan kelompok yang rentan dan berisiko tinggi apabila terinfeksi Covid-19, maka harus dilakukan upaya pencegahan melalui vaksinasi dengan sasaran ibu hamil yang usia kehamilan antara 13 sampai 33 minggu.

Vaksinasi ini merupakan salah satu upaya tetapi para ibu hamil harus terus menerapkan protokol kesehatan yaitu 5M meskipun telah divaksinasi. Selain itu, tetap memeriksakan kehamilan minimal 6 kali, mempelajari buku KIA, mengikuti kelas ibu hamil serta hal-hal lain yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com