Pendeta dan Penginjil GKPS Gotong Royong Rawat Jalan Lintas Siantar – Saribudolok yang Rusak


207 view
Pendeta dan Penginjil GKPS Gotong Royong Rawat Jalan Lintas Siantar – Saribudolok yang Rusak
Foto : Dok/GKPS
GOTONG ROYONG : Para Pendeta dan Penginjil GKPS melakukan aksi Gerakan Diakonia melalui gotong royong merawat jalan yang rusak di jalan lintas Sumatera, sekitar Kecamatan Panombeian Panei dan Kecamatan Panei, Senin (14/6/2021).
Jakarta (harianSIB.com)

Jalan provinsi lintas Siantar–Saribudolok berjarak kurang lebih 67 km banyak mengalami kerusakan di berbagai titik, seperti di wilayah Panombeian Panei sampai Panei Tongah, Raya Bayu sampai Goting Raya dan Sintaraya sampai Tiga Runggu adalah kerusakan yang paling parah.

Hal ini menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan, sehingga durasi perjalanan yang seharusnya ditempuh dua jam, akhirnya menjadi tiga jam.

Selain itu, kerusakan jalan dapat menyebabkan kerawanan terjadinya kecelakaan maupun kerusakan kendaraan.

Hal ini menyebabkan beberapa pengguna jalan banyak mengambil jalan alternatif, yakni Siantar ke Saribudolok melalui Sidamanik.

“Keprihatinan akan jalan yang rusak tersebut menggerakan para Pendeta dan Penginjil GKPS melakukan aksi Gerakan Diakonia melalui gotong royong merawat jalan yang rusak tersebut. Gotong royong yang dimaksud dengan cara menyisipkan batu padas dan sirtu (batu pasir) ke jalan-jalan yang berlubang,” Pdt Jhon Winsyah Raja Saragih selaku Kordinator Lapangan dalam siaran pers, Senin (14/6/2021).

“Untuk membiayai gerakan ini, khususnya untuk membeli batu padas dan sirtu (pasir batu), pendeta-penginjil dan seluruh simpatisan merogoh uang pribadi masing-masing untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan yang diperlukan dalam aksi,” tambahnya.

Pelaksanaan aksi Gerakan Pendeta-Penginjil Berdiakonia dilakukan di titik-titik kerusakan terparah sepanjang jalan lintas Sumatera dari Siantar-Saribudolok.

Adapun peserta Gerakan Pendeta-Penginjil Berdiakonia adalah seluruh Pendeta-Penginjil, Vikar Pendeta, Magang Pendeta, dan sebahagian Majelis Jemaat yang tergabung dari beberapa Distrik di GKPS, diantaranya GKPS Distrik I (Pematangsiantar), GKPS Distrik II (Pamatang Raya), GKPS Distrik III (Saribudolog), GKPS Distrik V (Tebing), GKPS Distrik IX (Sidamanik).

“Gerakan Diakonia ini selain untuk mengkritisi pihak-pihak yang bertanggungjawab, juga sebuah proses edukasi kepada masyarakat bahwa mereka juga ikut bertanggung jawab dalam pemeliharaan dan perbaikan jalan,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Pdt John, Gerakan Diakonia ini juga bertujuan untuk mendesak kebun PTP IV Bah Jambi unit Marjandi agar segera memberikan solusi atas penanganan banjir yang sering terjadi di sekitar Panei Tongah, terkhusus saat musim hujan.

Melalui Gerakan Diakonia merawat jalan ini, lanjut Pdt John, diharapkan ke depan seluruh lapisan masyarakat mau memberikan perhatian terhadap pemeliharaan jalan.

Demikian juga seluruh interdenominasi gereja yang ada di Kabupaten Simalungun, kiranya dapat terpanggil untuk terjun dan turun secara langsung untuk bekerja sama dengan seluruh lapisan masyarakat dalam perbaikan jalan.

“Gerakan Berdiakonia gotong royong merawat jalan tidak hanya sampai di sini saja, akan ada tahap kedua yang direncanakan dalam bentuk gerakan yang lebih besar dan luas melibatkan melibatkan seluruh pihak masyarakat dan gereja yang ada di Kabupaten Simalungun,” pungkas Pdt John. (*)

Penulis
: Victor Ambarita
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com