Penerima Bantuan Mesin Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan Polemik di Nias Barat


331 view
Penerima Bantuan Mesin Konversi BBM ke BBG untuk Nelayan Polemik di Nias Barat
Foto: SIB/Yeremia Hia
PEMBAGIAN : Proses pendistribusian mesin konversi BBM ke BBG kepada nelayan di Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, bantuan dari Kementerian ESDM, Selasa (29/11). 

Nias Barat (SIB)

Data penerima bantuan mesin konversi dari BBM ke BBG menuai polemik di kalangan masyarakat nelayan, ketua HNSI Nias Barat menemukan ada dua data yang beredar, sementara kepala bidang perikanan mengklaim data yang di pakai saat pembagian kepada penerima manfaat, data dari kementrian ESDM.

Kepala bidang perikanan pada dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias Barat, Afifudin Marulafau, menerangkan sumber data Penerima bantuan mesin konversi BBM ke BBG, adalah data dari kementrian ESDM, saat di jumpai wartawan di ruang kerjanya di Jalan Iskandar Muda Desa Onolimbu Kabupaten Nias Barat pada Selasa (29/11).

Dia menjelaskan, berawal ketika bagian perekonomian Pemda Nias Barat mengajukan data ke Kementrian ESDM pada tahun 2021, data yang di sampaikan saat itu masih gelondongan tanpa survei apakah nama yang ada dalam data itu memiliki Perahu dan benar-benar nelayan masih belum jelas, setelah data sampai di Kementerian ESDM, mereka mempersyaratkan nelayan yang berhak menerima bantuan mesin konversi BBM ke BBG antara lain punya kartu KUSUKA, memiliki perahu, punya mesin dibawah 20pk dan warga Nias Barat.

Lanjutnya, setelah data diverifikasi oleh Kementerian ESDM, kemudian data itu di kunci sehingga pada saat pembagian pada tanggal (22/11) yang lalu, dan perubahan data penerima bisa saja diubah melalui telepon kita tidak tahu atau dari nelayan yang datang di kantor. “Saya tidak tahu, karena saya menjadi Kepala bidang (kabid) perikanan kan bulan sepuluh kemarin,” sebutnya.

Sementara menurut ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Ahmad Rafi'i Zebua mengatakan ada permasalahan data yang beredar di tengah masyarakat nelayan saat pembagian bantuan mesin konversi BBM ke BBG saat dibagikan ke penerima manfaat.

Ketua HNSI menuturkan pada saat pembagian bantuan mesin konversi BBM ke BBG terjadi polemik sehingga terjadi pergeseran nama-nama penerima manfaat, dimana ada satu data yang tercantum nama-nama penerima manfaat yang ditandatangani oleh pemerintah daerah Kabupaten Nias Barat, kemudian ada satu lagi data lain yang tidak ada nama-nama penerima pada data sebelumnya sehingga data itu diragukan keabsahannya karena tidak ada yang bertanggung jawab atas data itu, karena tidak ada tandatangan dari dinas, akan tetapi kedua data ini bersumber dari Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Dan Perikanan Nias Barat.

Lanjutnya, atas polemik itu terjadi kekacauan data, kemudian Wakil Bupati Nias Barat, DR Era Era Hia, di lokasi pembagian bantuan daerah pantai sirombu pada tanggal (24/11) memprotes pihak rekanan, karena pembagian mesin konversi BBM ke BBG dibagi berdasarkan data yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, karena tidak memiliki tanda tangan serta stempel dinas pada data itu, sementara data itu yang digunakan oleh rekanan untuk mendistribusikan bantuan tersebut berdasarkan petunjuk Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan.

Saat itu wakil Bupati Nias Barat menegaskan supaya pembagian mesin konversi BBM ke BBG digunakan data yang bisa dipertanggungjawabkan yang ada tandatangan dan stempel Pemda, namun pada sore harinya datang Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Nias Barat, Ernawati Gulo mengatakan, supaya kembali pada data yang tidak tertera tandatangan itu, yang mereka sebut data baru, sehingga timbul pertanyaan kami sebagai masyarakat, ada apa pemerintah Kabupaten Nias Barat, apa yang terjadi sehingga seorang kepala dinas tidak menghargai wakil bupati," katanya.

Sesuai pantauan di lapangan, pembagian bantuan konversi BBM ke BBG masih menggunakan data yang tidak tertera tandatangan dan stempel dinas dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan mengatakan itu data yang sah karena data dari Kementerian ESDM. (YH/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com