Rektor Unita Narasumber Pelatihan Kapasitas Kelompok Tani di Humbahas

Pengurus Kelompok Tani Diharapkan Dapat Menggali Potensi Bisnis dan Manajemen Usaha


519 view
Pengurus Kelompok Tani Diharapkan Dapat Menggali Potensi Bisnis dan Manajemen Usaha
Foto Dok/Adriani Siahaan
FOTO BERSAMA : District Coordinator Sumatera Utara – Power 2.0 Mercy Corps, Hendrik Sitanggang foto bersama dengan narasumber Rektor Unita Dr Ir Adriani Siahaan MP, anggota DPRD Humbahas Poltak Purba, dan seluruh peserta kegiatan pelatihan kapasitas kelompok tani, di Desa Sinambela, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbahas, Selasa (27/10) lalu.
Humbahas (SIB)
Rektor Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (Unita) Dr Ir Adriani Siahaan MP diundang sebagai narasumber dan fasilitator pelatihan business capacity building kelompok tani di beberapa desa di Humbang Hasundutan (Humbahas).

Acara yang digelar oleh Mercy Corp Indonesia, salah satu organisasi non-profit internasional yang berdiri tahun 1979 itu sudah berlangsung sejak Jumat-Sabtu (23-24/10) di Desa Sion Timur 2 dan Desa Sibulbulon Kecamatan Parlilitan, dan Selasa (27/10) di Desa Sinambela, Kecamatan Baktiraja.

Hal itu disampaikan oleh Adriani Siahaan kepada SIB baru-baru ini. Dia mengatakan, tujuan kegiatan pelatihan itu untuk meningkatkan jiwa kepemimpinan pengurus kelompok tani. Selain itu, untuk meningkatkan pemahaman kelompok tani tentang dasar-dasar organisasi.

“Melalui pelatihan ini diharapkan pengurus dan anggota kelompok tani dapat lebih meningkatkan potensi masing-masing terkhusus dalam kepemimpinan. Selain itu juga diharapkan dapat mengidentifikasi hal-hal yang menjadi kelemahan kelompoknya dan bagaimana cara mengatasinya,” kata Adriani.

Dia juga menjelaskan, selain manajemen kepemimpinan, pada saat pelatihan itu, dia juga mengajak seluruh pengurus kelompok tani untuk menggali potensi bisnis dan manajemen usaha dari kelompok tani tersebut.

“Kita juga menjelaskan bagaimana membina kelompok tani dalam hal manajemen kelompok tani, serta menyusun rencana program jangka pendek dan jangka panjang serta manajemen administrasi kegiatan dan administrasi keuangan. Selain itu bagaimana merencanakan kegiatan kelompok yang menjadi usaha bersama,” jelasnya.

Ditambahkan, saat pelatihan itu juga ikut dibahas bagaimana agar kelompok tani tetap berjalan dengan program-program nya dan menghindari masalah di kelompok tani masing-masing.

“Semua kelompok tani baik pengurus dan anggota harus sama-sama menjalankan hak dan kewajiban yang tertuang di dalam AD/ART yang merupakan hasil musyawarah,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan itu, anggota DPRD Humbahas Poltak Purba, PPL Desa Sinambela Ferdinand Simatupang, Sekretaris Desa Samsul Simanullang, PPS Omri Sinambela, Kelompok Tani Mandiri Sejahtera, Kelompok Tani Maju dan Kelompok Tani Martabe.

Sementara itu, District Coordinator Sumatera Utara " Power 2.0 Mercy Corps, Hendrik Sitanggang kepada SIB, Jumat (30/10) malam menjelaskan, melalui pelatihan yang mereka lakukan bersama Rektor Unita dan tim dari Unita, Mercy Corps Indonesia diharapkan kelompok tani semakin kuat dari leadership dan keorganisasiannya.

“Kita harapkan kelompok tani selalu memiliki kegiatan dan usaha kelompok tani untuk kesejahteraan petani. Dari diskusi bersama Rektor Unita, ke depannya semoga dapat berkolaborasi dengan menerjunkan mahasiswa-mahasiswa Pertanian Unita untuk ikut mendampingi petani juga,” harap Hendryk. (BR8/d)

Penulis
: Redaksi
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com