Pengusaha Angkutan Terdampak Pandemi Covid-19 Harapkan Pemutihan Pajak Kendaraan


147 view
Pengusaha Angkutan Terdampak Pandemi Covid-19 Harapkan Pemutihan Pajak Kendaraan
(ANTARA/Reza Fitriyanto)
Ilustrasi: Sejumlah angkutan umum Mikrolet berhenti di Terminal Kampung Melayu, Jakarta berapa waktu lalu. 
Pematangsiantar (SIB)
Selama dua tahun pandemi Covid-19, penghasilan usaha angkutan kota turun drastis sehingga banyak pengusaha angkutan yang terancam bangkrut. Pengusaha mengharapkan perhatian pemerintah meringankan pajak kenderaan terutama denda tunggakan diputihkan dalam masa dua tahun ke depan.

Parulian Purba, Selasa ( 26/ 10 ) mengaku sebagai pemilik sekaligus supir angkutan menjelaskan, pada hari-hari tertentu Angkotnya digudangkan, terpaksa memilih hari-hari yang ramai penumpang. Alasannya, kalau angkutan dioperasikan setiap hari dikatakan akan merugi.

"Jangankan membawa uang ke rumah, pendapatan yang diperoleh pun kadang kala tidak cukup menutupi biaya operasional kendaraan. Alasannya, penumpang selama pandemi Covid-19 sangat sedikit, Hampir semua sopir angkutan merasakan hal yang sama," kata Parulian.

Rendahnya penghasilan dan tidak cukup untuk biaya operasional mengakibatkan banyak pengusaha yang menunggak pembayaran pajak kenderaan dalam dua tahun terakhir. Karena itu pemerintah diharapkan memutihkan pajak kendaraan yang menunggak. (BR4/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com