Perbaikan Irigasi di Jawa Maraja Hanya Tambal Sulam

* Masyarakat Minta Irigasi Dibongkar

76 view
Foto SIB/Revado Marpaung
TAMBAL SULAM : Bangunan irigasi yang sebelumnya rusak, retak-retak di Nagori Jawa Maraja Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi Kabupaten Simalungun kini telah diperbaiki meskipun hanya ditambal sulam, Rabu (13/1).
Jawa Maraja (SIB)
Setelah diberitakan SIB Senin (28/12) lalu, pembangunan irigasi yang baru dua bulan selesai dikerjakan, berbiaya miliaran rupiah di Nagori Jawa Maraja Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi Kabupaten Simalungun, kini telah diperbaiki meskipun hanya tambal sulam.

Pantauan SIB di lokasi Rabu (13/1), tampak di beberapa titik bangunan yang sebelumnya rusak, retak-retak, kini telah diperbaiki oleh rekanan, setelah diberitakan SIB beberapa Minggu lalu.

Sejumlah warga ketika ditemui di Jawa Maraja misalnya B Oppusunggu dan T Siburian mengaku pembangunan irigasi yang telah selesai dikerjakan sejak 3 bulan lalu disinyalir sarat penyimpangan. Pasalnya, bangunan yang masih seumur jagung sudah rusak dan retak-retak. Sehingga dikhawatirkan mutu bangunan tidak akan bertahan lama.

Menurut Siburian, masyarakat Jawa Maraja memang mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui dinas terkait karena telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan irigasi ini. "Kami tidak pernah menolak pembangunan, tapi kami ingin setiap pembangunan itu dikerjakan dengan baik sesuai perencanaan dan RAB kegiatan, apalagi sampai biaya miliaran rupiah", kesalnya.

Siburian juga mengaku saat ini bangunan yang rusak dan retak sudah diperbaiki rekanan meskipun hanya tambal sulam. Sehingga diprediksi unsur campuran semen tidak lagi menyatu dan berpotensi bangunan tidak akan bertahan lama.

Karena itu, mereka menegaskan agar bangunan rusak yang telah ditambal sulam dibongkar dan dikerjakan mulai dari awal lagi, pungkasnya.

Sementara pada plank disebutkan nama kegiatan IPDMIP, lokasi pemeliharaan jaringan irigasi DI Nagojor (437 hektare) Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, volume membuat bangunan terjun, perbaikan bangunan terjun, membuat bangunan chekdam, membuat saluran pasangan 320 meter, membuat tembok saluran sebelah kiri 1.488 meter dan membuat tembok saluran sebelah kanan sepanjang 1.788 meter dengan biaya Rp 3.259.951.200 dilaksanakan sejak 3 Juni 2020 selesai 30 Oktober 2020. (S13/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com