Percepat Respon Bencana, Gubernur Sumut Tetapkan 8 Zonasi Wilayah Penanggulangan


139 view
Percepat Respon Bencana, Gubernur Sumut Tetapkan 8 Zonasi Wilayah Penanggulangan
(Foto: harianSIB.com/Leo Bukit)
KUNJUNGI TENDA: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, didampingi Kepala BPBD Sumut Abdul Haris Lubis, Sekretaris BPBD Sumut, Aris Yudhariansyah, serta lainnya mengunjungi salah satu tenda pada Jambore Penanggulangan Bencana Provinsi Sumut, di Taman Jubelium GBKP Suka Makmur, Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Rabu (14/9/2022). 

Deliserdang (harianSIB.com)

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi terus berusaha meningkatkan upaya penanggulangan bencana di daerah ini.


Antara lain menetapkan delapan zona wilayah penanggulangan bencana, dengan tujuan mempercepat respon terhadap bencana yang terjadi di Sumut.


Zonasi wilayah tersebut yaitu, zona 1 berpusat di Kota Medan, zona 2 Serdangbedagai, zona 3 Kabupaten Labuhanbatu, zona 4 Padanglawas Utara (Paluta), zona 5 Mandailingnatal (Madina), zona 6 Tapanuli Utara (Taput), zona 7 Dairi dan zona 8 Gunungsitoli.


Setiap zona memiliki tim terpadu yang terdiri dari unsur pemerintah, TNI/Polri, lembaga/instansi teknis dan relawan.


"Zonasi ini bertujuan untuk percepatan pertolongan korban bencana pada masa penyelamatan atau golden time," kata Edy Rahmayadi sebagai pembina upacara pembukaan Jambore Penanggulangan Bencana Sumut 2022, di Taman Jubelium Sibolangit, Rabu (14/9/2022).


Edy Rahmayadi juga meminta agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut dan kabupaten/kota meningkatkan frekwensi latihan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan anggotanya.


Apalagi, menurutnya, ada perubahan paradigma dalam penanganan bencana dari parsial dan bertahap menjadi terintegerasi.


"Sekarang menggunakan konsep terintegerasi yaitu penanganan pra bencana, tanggap darurat serta pasca bencana secara terpadu dan komprehensif dan ada kalanya ini dilakukan bersamaan," ujarnya.


Sumut sendiri memiliki 13 kabupaten/kota yang berisiko tinggi (rawan) bencana yakni Gunungsitoli, Mandailing Natal, Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Asahan, Sibolga, Labuhanbatu Utara, Padanglawas dan Kabupaten Labuhanbatu.


Sekretaris Utama BNPB Lilik Kurniawan mengingatkan BPBD daerah untuk bersiap terutama jelang musim penghujan.


"Seperti daerah lain, Sumut punya beberapa daerah rawan bencana banjir, banjir bandang dan longsor saat musim penghujan tiba. Upaya kita untuk saat ini adalah mitigasi, termasuk peringatan dini, edukasi dan sosialisasi karena kita hidup berdampingan dengan bencana alam," katanya.

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com