Peringati Hakordia 9 Desember, KPK Ajak Mahasiswa Bersatu Lawan Korupsi


869 view
Peringati Hakordia 9 Desember, KPK Ajak Mahasiswa Bersatu Lawan Korupsi
Foto harianSIB.com/Leo Bukit
PLAKAT: Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba SH MH menyerahkan plakat USM Indonesia kepada Wakil Pimpinan KPK Dr Nurul Ghufron SH MH usai melakukan seminar nasional di USM Indonesia, Sabtu (4/12/2021). 
Medan (harianSIB.com)
Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh pada 9 Desember 2021, Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia bekerjasama dengan KPK dan Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) PPSA 23 melakukan seminar di Medan, Sabtu (4/12/2021).

Wakil Pimpinan KPK Dr Nurul Ghufron SH MH menjadi narasumber dalam seminar nasional tersebut. Dalam seminar yang bertema 'Peran Perguruan Tinggi Dalam Menumbuhkan Budaya Anti Korupsi di Indonesia', Nurul Ghufron menyebutkan, ada dua penyebab seseorang melakukan korupsi, yakni ada kesempatan dan niat.

"Untuk mengurangi kesempatan ini, maka kita memperbaiki dari tata kelola pemerintahannya. sedangkan untuk meningkatkan niat agar tidak korupsi itu dengan meningkatkan integritas. Nah, kita ke kampus itu dalam rangka meningkatkan atau menanamkan integritas kepada mahasiswa," kata Ghufron, yang juga tergabung dalam IKAL PPSA 23.

Ia mengajak mahasiswa bersatu padu melawan korupsi dan jangan pesimis selesai korupsi. "Saatnya bersatu padu melawan korupsi, jangan pesimis, korupsi harus kita selesaikan dengan bersatu padu, tidak ada lagi pesimisme. Kalau anda pesimis, maka anda akan jadi penonton. Mari KPK, USM Indonesia, harus jadi bagian dari kawan, sahabat memberantas korupsi ini," ajaknya.

Sementara itu, Rektor USM Indonesia Dr Ivan Elisabeth Purba M.Kes mengatakan kegiatan seminar nasional ini merupakan mata kuliah wajib dan untuk memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh pada 9 Desember. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara USM Indonesia, KPK dan IKAL PPSA 23.

Sementara itu, anggota DPRD Sumut dr Tuahman Purba SpAn berharap dari lembaga pendidikan ini akan ada pimpinan masa depan. "Universitas sebagai tempat untuk pengembangan potensi dalam pengendalian diri, kecerdasan. Diharapkan dari pendidikan ini kita dapatkan pimpinan masa depan," ungkapnya.

Hadir juga dalam seminar tersebut, Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba SH MH, Kepala Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Sumut Purwanto SH MH, Dosen Fakultas Hukum Universitas Pancasila Prof Dr Agus Surono dan alumni Lemhanas PPSA 23 lainnya. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Bantors
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com