Permohonan Digugurkan Hakim PN Simalungun, Warga Tak Bisa Berobat


239 view
Permohonan Digugurkan Hakim PN Simalungun, Warga Tak Bisa Berobat
Foto : iStock/eggeeggjiew
Ilustrasi

Simalungun (SIB)

Begitu hakim Pengadilan Negeri (PN) Simalungun pada sidang Senin (19/12) menggugurkan permohonan ganti nama suaminya yang sedang sakit parah, Suri Maknasari nyaris putus asa.

Suri Maknasari, seorang istri dan ibu rumah tangga yang tinggal di Huta Purba Ganda Kecamatan Pematang Bandar nyaris putus asa setelah hakim Pengadilan Negeri Simalungun menyatakan "gugur" permohonannya, pagi itu.

Didampingi Harfin Siagian, Suri mengatakan kepada wartawan usai persidangan di ruang Posbakum PN Simalungun.

"Saya tidak tahu, karena tidak diajari. Jadi saya bingung waktu masuk ke ruang sidang. Apakah permohonan nya dicabut atau saya gugurkan? Saya gugurkan saja ya," kata Suri menirukan ucapan hakim.

Harfin Siagian SH menjelaskan, awalnya Suri mengajukan permohonan ganti nama. Karena ingin membawa suaminya berobat yang menderita sakit kanker pada bagian kaki.

Hanya saja, nama suaminya Miko tidak sama dengan nama yang tertera di Kartu Indonesia Sehat (KIS). Sehingga pihak BPJS menganjurkan agar meminta surat penetapan dari Pengadilan Negeri Simalungun.

Melalui proses panjang Suri membuat permohonan dan mendaftarkannya ke PTSP pada 1 Desember 2022. Maka persidangan dibuka pada Senin (19 Desember 2022).

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com