Pernah Bertikai 2 Kali dengan Kepala Daerah, PDIP Sebut Edy Rahmayadi Gagal sebagai Negarawan


374 view
(Foto Dok/Leo Bukit)
PDI Perjuangan 
Medan (harianSIB.com)
Pertikaian antara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution bukan yang pertama kali. Sebelumnya Edy Rahmayadi pernah bertikai dengan Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Sibarani.

"Berulangnya pertikaian antara gubernur dengan kepala daerah menunjukkan Edy Rahmayadi gagal sebagai seorang negarawan, yang menonjol justru sikap kekanak-kanakan beliau," kata Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Aswan Jaya kepada wartawan, Jumat (7/5/2021) malam.

Aswan menyatakan, selayaknya seorang gubernur memberi keteladanan kepada semua pihak dan senantiasa mempraktekkan komunikasi politik yang penuh adab, tidak sekedar marah-marah dan menunjukkan arogansinya seolah-olah punya kuasa penuh. Itu bukan mental seorang negarawan.

Sebagaimana diketahui Edy Rahmayadi terlihat begitu berang saat merespon pernyataan Bobby Nasution yang mempertanyakan koordinasi gubernur kepada wali kota saat melakukan karantina Warga Negara Asing (WNA) dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Sumut.

"Justru saat ini, di tengah grafik penyebaran Covid-19 di Sumut yang kembali naik dibutuhkan hati dan pikiran yang bijak antara semua pemangku kepentingan terutama gubernur dan seluruh kepala daerah. Tahan egoisme dan kepentingan masing-masing pihak, semuanya baik eksekutif, legislatif dan seluruh elemen bergandengan tangan saling berkoordinasi satu dengan lainnya agar penyebaran Covid-19 ini segera teratasi," katanya.

Aswan yang seorang Doktor Komunikasi lulusan UINSU ini menyatakan seorang gubernur dan kepala daerah adalah orang-orang yang diberikan amanah untuk mengurusi negara dan rakyatnya secara keseluruhan. Prespektifnya adalah mereka perwakilan negara untuk menyejahterakan rakyat.

"Mereka bukan seorang kepada daerah yang mengkapling-kapling wilayahnya lalu saling bersaing untuk menyatakan lebih unggul dari kepala daerah lain, ini yang saya sebut kepala daerah kekanak-kanakan," imbuh Aswan

Aswan Jaya pun mengimbau Edy Rahmayadi dan seluruh kepala daerah untuk mempraktekkan komunikasi politik yang beradab sehinga memberikan keteladanan bagi rakyatnya.

"Bila gubernur terus bertikai dengan melontarkan kata-kata yang tidak santun, lalu bagaimana rakyatnya harus berperilaku dan berkomunikasi, karena cara berkata dan berperilaku kepala daerah menjadi contoh bagi rakyat," tutupnya. (*)

Penulis
: Leo Bukit
Editor
: Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com