Personel VG Parisma Binsar Sitompul Wafat


74 view
Personel VG Parisma Binsar Sitompul Wafat
Foto: FB
Binsar Sitompul dan istri.
Medan (SIB)
Binsar Sitompul wafat! Informasi tersebut berseliweran di sejumlah platform media massa, Rabu (8/9). Jelang malam, keluarga mengonfirmasi, yang meninggal adalah mantan personel vokal group (VG) Parisma (71) bergelar Opung Ode Doli yang orangtua Hendrik Sitompul.

Dua nama tersebut adalah nama sohor. Yang pertama seorang biduan senior. Di era 1970-an menguasai panggung hiburan eksklusif Jakarta. Di grup yang mengandalkan kekuatan vokal tersebut tergabung Daulat Hutagaol. Binsar Sitompul pun pernah bergabung dengan Bunthora Situmorang dan Hilman Padang.

Yang kedua adalah anak almarhum. Seorang usahawan sukses dikenal sebagai dermawan, anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan 2014 - 2019, ketua sejumlah organisasi profesi dan religi. Di antaranya Ketua ISKA SU dan organisasi ekspor impor.

Binsar Sitompul meninggal di usia 82 tahun. Penyanyi kelahiran Sibaganding Pahae, Tapanuli Utara pada 15 April 1939 itu belakangan memang jarang terlihat. Terakhir kali berada di keramaian publik saat grand groundbreaking SPBU pertama berkonsep rest area di dekat Bandara KNIA Deliserdang yang dikelola PT Petrol Niaga milik Hendrik Sitompul pada Sabtu, 21 Agustus.

Keberadaan Opung Ode Doli mencolok karena bangun tubuhnya yang atletis dengan suara bariton khasnya. Saat ibadah dipimpin Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung OFMCap, suara merdunya mendominasi di seluruh kidung pujian. Resepnya? “Bila sungguh-sungguh bermadah bakti memuliakan-Nya, pasti sehat,” ujar pria yang rutin minum segelas tuak untuk kebugaran tubuhnya tersebut.

Ketika muda, almarhum vokal untuk urusan sosial politik kemasyarakatan. Ia tak segan bersinggungan dengan siapapun demi harga dirinya. Selain berkarier sebagai biduan, konon, Binsar Sitompul muda ‘penguasa’ rumah hiburan di Medan. “Abang ini pemberani. Kalau sudah benar menurutnya, benarlah itu...” kenang Jack Marpaung, si legenda rock Batak Indonesia yang kini Gembala Jemaat GBI Glow tersebut.

Pertemuan mereka ketika almarhum merayakan HUT pernikahannya di pesta supermeriah di hotel berbintang di Medan. Ia masih berkidung pujian dan mengajak Jack Marpaung naik podium.

Almarhum di lingkungan Katolik dikenal sebagai pastor ‘swasta’ karena kedekatannya dengan gereja. Pada anak-anaknya, diwajibkan menjadi saluran berkat khusus untuk kelompok ekonomi marjinal. Itulah yang membuat buah hatinya harus mengunjungi panti asuhan, minimal triwulan sekali. “Iya, bapak terus mengingatkan kami untuk menjadi saluran berkat,” tulis Hendrik Sitompul mengutip 2 Korintus 9: 8 di jeda Misa Requim mengantar jasad ayahnya. “Doakan arwah orangtua kami!”

Jasad Binsar Sitompul direncanakan dimakamkan di Pahae Taput. (BlogSpot/FB/R10/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com