Peserta Pelatihan Hasilkan Berbagai Produk dari Batok Kelapa


145 view
Peserta Pelatihan Hasilkan Berbagai Produk dari Batok Kelapa
Foto : Dok
Perlihatkan : Asisten III, Faigizatulo Halawa, S.Pd., MM bersama Kadisnaker Herti Rahayu Hia, S.Sos dan para narasumber saat memperlihatkan hasil karya tangan para pengrajin di  Toziro Beach, Jumat (5/8/2022).

Nias Barat (harianSIB.com)


Usai mengikuti pelatihan kerajinan tangan dari bahan batok kelapa, kayu dan bambu yang diselenggarakan oleh Disnaker KUM Kabupaten Nias Barat selama 3 hari sejak 3-5 Agustus 2022 di Toziro Beach , semangat para pengrajin Kabupaten Nisbar semakin meningkat. Hal tersebut terlihat dari hasil karya tangan yang mereka buat.


Dari hasil karya tangan mereka hanya dengan bahan batok kelapa, kayu dan bambu tercipta berbagai macam jenis karya yang indah dan memiliki nilai jual yang tinggi seperti mangkok, ceret, rumah adat dan lainnya.


Atas karya mereka Asisten III, Faigizatulo Halawa, S.Pd., MM yang menyaksikan langsung pembuatan karya-karya tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengrajin yang sangat luar biasa. Ia yakin karya tangan yang dihasilkandapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Nias Barat.

"Pelatihan ini sangat membantu mereka para pengrajin semakin meningkatkan bakatnya, maka diharapkan Disnaker KUM Nisbar terus memperhatikan dan memfasilitasi para pengrajin guna menunjang keberlangsungan dari UKM di Nisbar dan membantu mereka mengatasi berbagai permasalah yang ada seperti aspek pengelolaan atau manajemen hingga aspek permodalan yang dibutuhkan," katanya kepada harianSIB.com , Selasa (9/8/2022)


Dikatakannya lagi, batok kelapa, kayu dan Bambu merupakan sesuatu produk lokal. Maka patutlah berbahagia karena Pemerintah Pusat telah memberikan perhatiannya kepada Warga Nias Barat. Dengan demikian harapan dapat memproduksi produk yang menarik, berkualitas dan memperoleh nilai jual yang maksimal dapat terwujud.


Sebelumnya Kepala Disnaker KUM Kabupaten Nias Barat, Herti Rahayu Hia, S.Sos pada laporannya mengatakan

pelatihan kerajinan ini bertujuan dapat tercipta produk kerajinan dari bahan batok kelapa, kayu dan bambu yang berkualitas dan berdaya saing. Juga untuk mendorong dan meningkatkan kinerja para pelaku usaha dan dapat terbentuknya home industri bagi pengrajin sehingga dapat mengurangi tingkat pengangguran.


“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh rekan kerja dan terlebih dari narasumber sekaligus pelatih, dan peserta pelatihan atas keseriusannya mengikuti pelatihan ini dengan baik sehingga menghasilkan karya membanggakan. Mari , kita jangan hanya menunggu dilatih tetapi mulailah tunjukkan talenta atau bakat. Karena dengan sendirinya akan terus terasah,"ucapnya.


Pada acara penutupan tersebut turut hadir Asisten II, Yobedi Gulo, S.IP., MM, Asisten III Faigizatulo Halawa, S.Pd., MM, narasumber sekaligus pelatih diantaranya Firman Maduwu, pengrajin dan pelaku usaha senior di kepulauan Nias, Newton Marunduri pengrajin senior dibidang rumah adat dan juga dibidang kulit penyu atau Goyo, Fa’asokhi Waruwu, pengrajin senior berbahan Batok Kelapa. (*)

Penulis
: Evy Claudia Shiffer Daeli
Editor
: Robert/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com