Polemik Lokasi Karantina, Wali Kota Medan Tegaskan Ingin Bantu Edy Rahmayadi


158 view
Istimewa
Ilustrasi  tempat karantina.
Medan (SIB)
Wali Kota Medan Bobby Nasution menegaskan soal tempat karantina bagi WNI yang baru pulang dari luar negeri tidak perlu terjadi, jika ada koordinasi yang baik dari Gubernur Sumut. Hal itu disampaikan Bobby saat berkunjung ke Pusat Pasar Medan, Jumat (7/5/2021).

Bobby mengatakan, tugas Pemko Medan untuk menginformasikan kepada masyarakat, khususnya kondisi perkembangan penanganan Covid-19. Untuk itu, lanjutnya, pihaknya berharap akan sangat baik jika ada kejelasan teknis pelaksanaan karantina di hotel.

"Jika WNI yang masuk ke Sumut lewat Medan adalah warga Mebidangro, atau warga dari daerah lainnya, apakah tetap dikarantina di hotel wilayah Kota Medan? Itu jadi tugas yang harusnya bisa diselesaikan bersama, jika ada koordinasi yang baik dengan Pemprov Sumut," katanya.

Ditambahkan, terlebih jika bila ada warga Medan atau daerah lain yang menginap di hotel lokasi karantina, sangat berisiko bila terjadi pembauran saat sahur atau buka puasa.

"Yang dari Mebidangro, apakah dikembalikan ke daerahnya untuk karantina. Atau bagaimana? Kami perlu tahu hal seperti itu. Terlebih banyak masyarakat Medan yang tidak tahu ada hotel yang dijadikan lokasi karantina. Kalau ada yang nginap di situ, atau sahur, buka bersama kan jadi masalah baru itu. Kalau dikoordinasikan kami bisa antisipasi," terangnya.

Ditegaskan, dirinya tak mau memperpanjang kisruh lokasi karantina di Medan. Diakui, pihaknya ingin membantu Gubernur Sumut agar penanganan Covid-19 bisa dimaksimalkan.

"Bukan apa-apa, kami mau bantu. Izinkan kami terlibat untuk membantu, menjaga prokes dan mendata. Jika tidak susah nanti. Bayangkan andai satu hotel ada 100 WNI, masing-masing ada keluarga datang dua orang, sudah ratusan di situ. Petugas itu tidak tahu. Maka kami ingin kirim personel untuk membantu, itu saja," sambungnya.

Diketahui, kisruh itu bermula ketika Pemko merasa tidak dilibatkan dalam penunjukkan lokasi karantina di Medan. Bahkan, awalnya Bobby mendapat info tidak ada hotel di Medan yang dijadikan lokasi karantina. (*)

Penulis
: Roy Marisi Simorangkir
Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com