Polres Asahan Rekonstruksi Kasus Bayi Dibuang Ibu Kandungnya


203 view
Polres Asahan Rekonstruksi Kasus Bayi Dibuang Ibu Kandungnya
Foto : Dok/Humas Polres Asahan
PERAGAKAN : Tampak F memeperagakan adegan bagaimana saat dia melahirkan dalam rekonstruksi di Mapolres Asahan, Kamis (2/12/2021).
Kisaran (harianSIB.com)

Sat Reskrim Polres Asahan menggelar rekonstruksi (reka ulang) kasus bayi yang dibuang ibu kandungnya dalam goni plastik dan kemudian ditemukan warga dengan kondisi sudah meninggal di Sungai Sitio-Tio Dusun V Desa Sei Silau Barat Kecamatan Setia Janji Kabupaten Asahan di Mapolres Asahan, Kamis (2/12/2021).

Tercatat ada 16 adegan yang diperagkan oleh tersangka F (18) warga Kecamatan Setia Janji . Tampak hadir, Kasi Intel dan Kasi Pidum Kejari Asahan Josron Malau SH dan Aben BM Situmorang, Kanit PPA Polres Asahan Ipda Rospita Nainggolan, kuasa hukum tersangka Tekad Kawi dan penasehat hukum yang ditunjuk Rahmad Abdillah.

Dalam 16 adegan rekonstruksi tersebut diketahui proses terjadinya kelahiran bayi F di dalam kamarnya, Sabtu (13/11/2021) tanpa ada bantuan siapapun. Bayi F berjenis kelamin laki-laki lahir setelah dia mengenden 6 kali. Bayi itu kemudian dimasukkan ke plastiik kresek warna hitam dan dimasukkan lagi ke goni plastik serta disimpan ke bagasi sepeda motor.

Pada adegan selanjutnya, F memanggil Dilla temannya untuk datang ke rumahnya. Dillapun datang bersama 2 temannya yakni Yunda dan Ajeng. Tiba di rumah pelaku, F menyuruh Yunda dan Ajeng membuang bangkai entok dalam goni yang padahal bayinya ke Sungai Sitio-Tio. Bayi malang itu lalu ditemukan Warsimen ketika hendak mencuci tangan di Sungai Sitio-Tio. Warsimen curiga dengan bau dari dalam goni tersebut, kemudian mengambil dan membuka goni yang ternyata adalah sosok bayi dalam kondisi meninggal. Penemuan bayi ini dilaporkan ke polisi dan berhasil mengamankan F, dari rumahnya, Selasa (16/11/2021).

Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH mengatakan dalam rekonstruksi selain tersangka juga menghadirkan 6 saksi. Rekonstruksi dilaksanakan untuk mendapat gambaran yang jelas tentang terjadinya suatu tindak pidana tersebut dan untuk menguji kebenaran keterangan terdakwa ataupun saksi yang ada sehingga dapat diketahui benar tidaknya tersangka melakukan tindak pidana seperti yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan.(*)

Penulis
: Mangihut Simamora
Editor
: Robert/Eva
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com