Pro Aktif Tangkal Radikalisme dan Terorisme, USU Tandatangani MoU dengan BNPT dan PTPN


130 view
Pro Aktif Tangkal Radikalisme dan Terorisme, USU Tandatangani MoU dengan BNPT dan PTPN
Foto: Dok/Humas USU
CENDERAMATA : Rektor USU Dr Muryanto Amin SSos MSi saling tukar cenderamata dengan Kepala BNPT Komjen Pol Dr Drs Boy Rafli Ammar MH seusai melakukan penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta.
Medan (SIB)
Pencegahan paham radikalisme dan terorisme di Indonesia perlu terus ditingkatkan dan dilakukan secara masif di berbagai institusi, termasuk perguruan tinggi. Atas dasar hal tersebut,Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Muryanto Amin SSos MSi melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan PT Perkebunan Nusantara Holding, di Ballroom JW Marriot, Jakarta, Selasa (15/6).

Selain Rektor USU, penandatanganan dari dua institusi lainnya dilakukan oleh Direktur Utama PTPN Holding Mohammad Abdul Gani dan Kepala BNPT Komjen Pol Dr Drs Boy Rafli Ammar MH. Tiga institusi tersebut nantinya akan melakukan tindak lanjut kerja sama dalam koridor MoU tersebut yang menjadi salah satu upaya mewujudkan link and match antara perguruan tinggi dengan dunia usaha, dalam hal ini PTPN dan juga BNPT.

Acara itu dirangkaikan dengan seminar bertajuk “Moderasi Beragama untuk Menangkal Terorisme dan Radikalisme” yang ditayangkan melalui aplikasi zoom, dengan pembicara Dr Muryanto Amin, Kepala BNPT Periode 2016-2020 Komjen Pol Drs Suhardi Allius MH dan Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT Mayjend TNI Hendri Paruhuman Lubis.

Dirut PTPN Mohammad Abdul Gani mengatakan, penandatanganan MoU dan seminar itu perlu dilakukan sebagai upaya untuk melakukan penguatan nilai-nilai ke-Indonesia-an dan keragaman yang sudah ada sejak masa lampau. “Toleransi dalam keberagaman ini sesungguhnya sudah diinisiasi dan dibangun sejak lama di masa lampau. Jadi kita berharap agar mengendurnya nilai-nilai tersebut di masa belakangan ini dapat kembali kita eratkan, sehingga tidak mudah terpapar oleh tindakan radikalisasi dan terorisme,” tegasnya.

Kepala BNPT Komjen Pol Dr Drs Boy Rafli Ammar juga mengamini pendapat tersebut sembari mengingatkan kembali bahaya dari aksi radikalisme dan terorisme itu. Di mana jaringan teroris menyalahgunakan agama, merekrut orang-orang dan mempengaruhi mereka untuk melakukan aksi terror dan menciptakan ketakutan serta perpecahan.

“Kita harus waspada terhadap berbagai kegiatan radikalisme ini. Diharapkan seminar yang dilaksanakan pada hari ini dapat menjadi media yang mampu mencegah terjadinya radikalisasi agama, khususnya yang dilakukan secara massif melalui media sosial,” tandas Boy.

Dikatakan,saat ini ada lebih dari 202 juta pengguna internet, di mana 180 juta di antaranya adalah para pengguna medsos aktif dan 30 persen dari jumlah tersebut merupakan kalangan milenial. Maka media sosial menjadi sangat rentan digunakan untuk kepentingan radikalisme dan besar sekali peluangnya dalam merekrut pengikut-pengikut baru

“Kita wajib mengantisipasi hal tersebut, terutama dimulai di lingkungan sekolah dan kampus. Mengingat aksi radikalisme dan terorisme ini menyasar kaum muda dan wanita sebagai pelaku. Militansi dua kelompok ini diakui sangat tangguh dalam melaksanakan aksi. Semua pihak harus waspada dan ikut berperan serta, termasuk kalangan kampus. Semuanya bisa menjadi objek maupun subjek dari aksi ini,” katanya.

Boy Rafli secara khusus juga meminta USU lebih pro aktif dalam mengawasi gerak-gerik para mahasiswa dan tenaga pengajar di lingkungannya, sehingga tidak memungkinkan tumbuhnya paham-paham radikalisme dan mengantisipasi lebih dini. Menurutnya, Indonesia menjadi wilayah yang sangat potensial untuk menyebarkan paham radikal, sehingga kita harus selalu mawas diri.

BNPT merupakan trigger mechanism dalam penanganan radikalisme dan mengajak semua orang untuk ikut berperan dan memiliki nilai-nilai imunitas dalam menghadapi virus radikal intoleran. (A2/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com