PDIP Sumut Silaturahmi ke UIN

Prof Syahrin Harahap: Penunjukkan Megawati Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN Sangat Tepat


328 view
Prof Syahrin Harahap: Penunjukkan Megawati Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN Sangat Tepat
Foto: Dok/PDIP
FOTO BERSAMA: Pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut foto bersama dengan Rektor UIN Sumut Prof Dr Syahrin Harahap dan lainnya di Biro Rektor UIN Sumut, Jalan Wiliam Iskandar Medan, Rabu (15/12).

Medan (SIB)

Pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut melakukan pertemuan dan silaturahmi dengan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut, seperti dilansir dari harianSIB.com, Rabu (15/12). Hasil pertemuan tersebut mencapai beberapa kesepahaman, di antaranya moderasi agama yang dalam hal ini menjadi titik temu antara UIN Sumut dan PDI Perjuangan.


"Moderasi agama ini titik temu antara PDI Perjuangan dengan UIN, sebagaimana yang disampaikan oleh Bung Karno bila Islam maka bukan menjadi Arab, Hindu bukan berarti jadi India, Nasrani bukan jadi Eropa tetap apapun agamanya maka tetaplah jadi bangsa Indonesia," kata Rektor UIN Sumut Prof Dr Syahrin Harahap.


Kedua, implementasi Ilmu, sebagai mana pernyataan Presiden Jokowi bahwa hanya 20% lulusan perguruan tinggi (PT) yang masuk lapangan kerja sesuai dengan pembidangan ilmu. Sementara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyatakan bahwa besar harapan PT dapat memberikan sumbangsih untuk bangsa lebih besar dari yang sebelumnya.


"Menyadari itu maka UIN Sumut saat ini terus mengembangkan metode integrasi ilmu antara teori dan implementasi di tengah-tengah masyarakat, bahwa ilmuan dan para ulama kita dulu sudah sangat mendalam terhadap kajian keilmuan dan saat ini bagaimana kita mengimplementasikan ilmu tersebut sehingga berguna bagi masyarakat," tambahnya.


Selain beberapa kesepahaman tersebut, ia menyatakan penunjukkan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sudah sangat tepat, walau banyak kritikan tentang keputusan tersebut.


"Ini bukan soal banyaknya ilmu dan gelar tetapi bagaimana cara ilmu tersebut diterapkan untuk menjawab persoalan masyarakat dan ibu Megawati adalah seorang tokoh yang sudah sangat banyak dan berpengalaman dalam menerapkan ilmu untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat," terangnya.


Hal tersebut dibenarkan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Drs Rapidin Simbolon MM, bahwa dunia pendidikan tujuannya untuk mengajar dan melatih untuk membangun karakter anak bangsa.


"Dalam membangun karakter anak bangsa ini, memang dunia pendidikan memiliki kelemahan diantaranya implementasi keilmuan dan pengawasan, sistem ini yang lemah, karena itu integrasi ilmu antara teori dan praktek menjadi penting," ujarnya.


Selanjutnya, kedua tokoh Sumut tersebut sepakat bahwa diperlukannya pembangunan monumen moderasi agama di Sumut dan dibangun secara gotong royong.


Latar belakang ide pendirian monumen adalah bahwa masyarakat Sumut merupakan miniatur keberagaman agama yang sudah sangat lama hidup secara berdampingan dengan penuh toleransi.


Terakhir Rektor UIN dan PDI Perjuangan Sumut juga bersepakat untuk membangun sekolah politik bersama dengan masing-masing mengirim kader PDI Perjuangan ke UIN dan dosen-dosen UIN menjadi narasumber di PDI Perjuangan.


Rapidin Simbolon didampingi Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut Dr Soetarto MSi, Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumut dr Meriahta Sitepu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut Dr Aswan Jaya, Meinarty Bangun dan Bima Nusa.


Sedangkan, Prof Syahrin Harahap didampingi Wakil Rektor II UIN Sumut Dr Hasnah Nasution dan Wakil Rektor III UIN Sumut Dr Nispul Khair di Biro Rektor UIN Sumut, Jalan Wiliam Iskandar Medan. (SS6/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com