Proyek Jalan Guntingsaja-Telukbinjai Rp2,5 M Disoal Warga


228 view
Proyek Jalan Guntingsaja-Telukbinjai Rp2,5 M Disoal Warga
Foto: Dok/ SIB/Jepri Nainggolan
BELUM DIKERJAKAN:  Proyek peningkatan jalan Guntingsaga-Telukbinjai, di Kecamatan Kualuhselatan, Kabupaten Labura, belum dikerjakan rekanan. Foto diambil, Jumat (25/11/2022). 

Aekkanopan (harianSIB.com)

Proyek peningkatan jalan Guntingsaga-Telukbinjai, di Kecamatan Kualuhselatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), berbiaya Rp2,5 miliar lebih dipertanyakan warga.


Pasalnya, hingga kini proyek tersebut belum dikerjakan rekanan. Padahal, masa kontrak telah berakhir 18 November 2022.


Menurut warga yang tidak mau disebut namanya, proyek peningkatan jalan Guntingsaga-Telukbinjai dikerjakan CV Neosoftart tersebut, dimulai Juli 2022 dan selesai November 2022, sumber dana APBD 2022 sesuai tertera di plank proyek.


"Awalnya kontraktor mengerjakan tembok penahan tanah bahu jalan dan kiri. Tiba-tiba tidak dikerjakan lagi. Kita tidak tahu apa kendalanya sampai sekarang tidak rampung. Padahal, proyek jalan yang lain di lokasi yang sama sudah hampir rampung dikerjakan rekanan lain. Inilah yang menjadi pertayaan warga," kata warga.


Dikatakannya, rekanan yang ditunjuk pemerintah untuk mengerjakan proyek jalan tersebut, seharusnya mengedepankan profesional dalam mengerjakan suatu kegiatan.


Ini untuk mempercepat kegiatan pembangunan di daerah tersebut.


Namun kenyataannya, hingga saat ini sudah memasuki akhir November dan beberapa hari lagi berganti bulan, proyek peningkatan jalan itu tidak juga rampung.


"Ini saya rasa tidak lazim dan molor. Seharusnya proyek tersebut sudah selesai dikerjakan dan sudah bisa digunakan warga, tetapi proyek tersebut molor. Jadi, saya menduga ada pembiaran dari dinas terkait terhadap kontraktor nakal seperti ini, jelas ini merugikan negara terutama masyarakat lingkungan di sini," katanya.


Pantauan wartawan SIB di lapangan, Jumat (25/11/2022), tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi.


Yang terlihat jalan rusak parah sepanjang 2 km lebih dan tembok penahan tanah (TPT) di kiri dan kanan badan jalan yang belum rampung dikerjakan serta tumpukan material batu padas.


Kepala Dinas PUPR Labura melalui Kabid Sarana Jalan dan Jembatan, Gunawan, yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) mengatakan, sampai hari ini pekerjaan peningkatan jalan Guntingsaga- Telukbinjai memang belum dikerjakan rekanan dan kontrak pekerjaan berakhir 18 November 2022.


"Kontraktor CV Neosoftart Leo Manurung, sudah datang ke kantor PUPR menyatakan kesiapannya dan optimis pekerjaan peningkatan jalan Guntingsaga- Telukbinjai akan rampung.

Kontraktor meminta perpanjangan waktu hingga 15 Desember," katanya.


Ditanya apakah rekanan tidak dikenakan denda atas keterlambatan pekerjaan tersebut, Gunawan mengatakan, rekanan sudah mengajukan perpanjangan waktu tiga hari sebelum masa kontrak berakhir.


"Rekanan dikenakan denda 1% (satu permil) dari nilai bagian kontrak setiap hari keterlambatan," katanya. (E8)

Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com