Pupuk Subsidi Terbatas di Simalungun, Petani Kewalahan Bercocok Tanam


183 view
Pupuk Subsidi Terbatas di Simalungun, Petani Kewalahan Bercocok Tanam
(Foto Dok/Andomaraja Sitio)
Gudang cabang pemasaran pupuk subsidi wilayah Siantar-Simalungun di Jalan Mataram Pematangsiantar.
Simalungun (SIB)
Keterbatasan stok pupuk subsidi mengakibatkan masyarakat petani kewalahan bercocok tanam di wilayah Kabupaten Simalungun.

Menanggapi hal itu, Kepala Pemasaran Pupuk Subsidi cabang wilayah Siantar-Simalungun, T Sinaga saat diminta tanggapan di kantornya Jalan Mataram Pematangsiantar, Selasa (9/11), menyatakan sesuai data dari pusat, stok pupuk subsidi Kabupaten Simalungun 16 ribu ton.

"Kalau kita cerita stok untuk wilayah Kabupaten Simalungun itu hanya ada 16 ribu ton peruntukannya tahun ini. Padahal wilayah Simalungun itu 32 kecamatan," katanya, seperti dilansir dari harianSIB.com.

Ia menjelaskan, dari 16 ribu ton itu sudah berkurang dari jatah sebelumnya yakni 32 ribu ton pupuk subsidi untuk disalurkan di Simalungun." Simalungun itu jatahnya tahun ini 16 ribu ton dan Siantar 800 ton. Kalau kita lihat dan bandingkan wilayah Simalungun dengan jatah pupuk itu jauh dari harapan. Tapi itu semua aturannya dari pusat. Kalau untuk kota Siantar saya rasa tak ada masalah karena wilayahnya kecil," terangnya.

Saat disinggung mengenai harga eceran tertinggi (HET) pupuk subsidi dipasarkan, Sinaga menjelaskan Rp 112,500 per karung dan hanya menyediakan jenis pupuk urea. Mengenai harga (HET) ini juga, pihaknya jauh hari sebelumnya sudah melakukan rapat dengan Komisi II DPRD Simalungun untuk membahasnya, namun dari pertemuan rapat waktu itu tidak membuahkan hasil.

"Kalau pun tadinya ada informasi kenaikan harga pupuk subsidi setelah tiba di kios penyangga kecamatan, mungkin lebih paham dan tahu si pembeli dengan pemilik kios. Apakah yang bersangkutan masuk kelompok tani atau tidak dan sebaliknya apakah ada perjanjian setelah hasil panen baru dilunasi kepada pemilik kios pupuk, disitu yang perlu harus ditelusuri kebenarannya," ujarnya. (SS14/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com