RS Haji, RS Pirngadi dan RS Adam Malik Siap Rawat Pasien Hepatitis Akut Misterius


199 view
RS Haji, RS Pirngadi dan RS Adam Malik Siap Rawat Pasien Hepatitis Akut Misterius
(iStockphoto/ALENA DZIHILEVICH)
Ilustrasi Hepatitis misterius.

Medan (SIB)

Sejumlah rumah sakit sudah siap merawat pasien jika terpapar penyakit hepatitis akut misterius di Kota Medan, meskipun di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) belum ditemukan kasus tersebut.


Kepala Bagian Umum RS Haji Medan drg Anda Siregar MKes mengatakan pihaknya sudah menyiapkan ruangan khusus untuk merawat pasien hepatititis, tetapi tidak seperti ruangan isolasi untuk merawat pasien corona.


"Bahkan RSU Haji Medan juga sudah mempersiapkan tim yang terdiri dari dokter spesialis anak dan dokter spesialis penyakit dalam mengantisipasi terkait hepatitis ini," katanya kepada harianSIB.com, Sabtu (7/5).


Sementara itu, Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan, dr Syamsul Arifin Nasution SpOG juga telah menyiapkan ruangan khusus untuk penyakit hepatitis akut misterius jika terjadi kejadian luar biasa (KLB) di Medan. "Jika ada KLB, kita siap melayani," tegasnya.


Pihaknya juga menyiapkan tim medis dari dokter spesialis penyakit dalam, spesialis anak, anastesi/intensifis, spesialis patologi klinik dan yang terkait jika dibutuhkan. "Kita juga menyiapkan beberapa ruang rawat corona jika KLB," ujarnya.


Ia mengatakan di Medan belum ada ditemukan penyakit hepatitis akut misterius pada anak. "Jika ada ditemukan dengan gejala tersebut diharapkan segera dilaporkan ke Dinas Kesehatan Medan," imbaunya.


Ia menambahkan, RS Pirngadi sampai saat ini belum ada melaporkan kasus hepatitis akut misterius. "Kita siap merawat jika ada dijumpai kasus ini dan berkolaborasi dengan rumah sakit pemerintah yaitu RSUP H Adam Malik, RS Haji, RS USU, dan beberapa RS swasta di Medan," ungkapnya.


Sub Koordinator Hukum, Organisasi dan Humas RSUP H Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak MIkom mengatakan meski sampai saat ini belum ada pasien hepatitis akut yang dirawat, pihaknya secara umum sudah siap.


"Kalau secara umum kita siap. Dari segi fasilitas untuk diagnosa sampai terapi. Begitupun dari sisi SDM, tenaga dokter spesialis yang menangani. Sesuai dengan instruksi dari Kementerian Kesehatan RI, sebagai rumah sakit rujukan," jelasnya.


Menurutnya, penanganan hepatitis akut misterius ini sama seperti penanganan pasien hepatitis, hanya saja kalau memang nanti dari pemeriksaan hepatitis semua negatif, berarti masuk kategori hepatitis yang tidak diketahui penyebabnya. (SS6/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com