Radiapoh Sebut Penanganan Sampah di Parapat Tidak Optimal karena Anggaran


166 view
Radiapoh Sebut Penanganan Sampah di Parapat Tidak Optimal karena Anggaran
Foto: Ist/harianSIB.com
Foto: Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga saat meninjau TPA di Kecamatan Panei Tongah, Kabupaten Simalungun, Senin (17/10/2022). Ilustrasi
Parapat (SIB)
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga menyebutkan persoalan anggaran adalah penyebab utama penanganan sampah kurang maksimal di Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun.
Hal tersebut disampaikan bupati saat menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan RSUD Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Jumat (9/2).
“Penanganan sampah di Parapat menjadi perhatian Pemkab Simalungun. Memang dari segi anggaran juga kita perlu seoptimal mungkinlah. Ini menjadi perhatian jugalah ke depannya," kata Radiapoh.
Menurutnya penanganan sampah di Parapat merupakan atensi dan prioritas Pemkab Simalungun karena kota pariwisata."Pemkab Simalungun melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Simalungun saat ini menangani persoalan sampah di Parapat bekerja sama dengan pihak ketiga,” kata bupati.
Sebelumnya, Kabid Tata Lingkungan DLH Kabupaten Simalungun, Anju Haloho saat ditanyai Ketua Komisi IV DPRD Simalungun, Maraden Sinaga terkait kelanjutan penangan sampah di Parapat tahun 2024 di kegiatan Musrenbang Tingkat Kecamatan di Parapat, Rabu (7/2) lalu menyebutkan anggaran untuk penanganan sampah dan jasa tenaga kebersihan tidak ada ditampung APBD 2024.
Sementara itu, Maraden Sinaga menyampaikan simpati kepada para pegawai Kecamatan Girsang Sipanganbolon karena telah beralih profesi menjadi tenaga kebersihan dan menjadi pengangkat sampah setiap hari sejak awal tahun 2024 akibat kontrak kerja tenaga kebersihan telah berakhir tahun 2023 yang lalu.(**)
Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com