Rahun Siringo-ringo Tewas Terbawa Arus Sungai di Parlilitan


83 view
Rahun Siringo-ringo Tewas Terbawa Arus Sungai di Parlilitan
(Foto: Dok/Humas Polres Humbahas)
EVAKUASI: Personel Polsek Parlilitan bersama TNI Koramil 11/Parlilitan, Basarnas BPBD Kabupaten Humbahas, perangkat desa dan masyarakat sedang mengevakuasi korban Rahun Siringo-ringo yang hanyut terbawa arus Sungai Cembur-Cembur, di Desa Pusuk II Simaringgir, Kecamatan Parlilitan, Senin (13/9). 
Humbahas (SIB)
Rahun Siringo-ringo, warga Dusun V Sosor Natam Desa Pusuk I Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) hanyut terbawa arus Sungai Cembur-Cembur, di Desa Pusuk II Simaringgir, Kecamatan Parlilitan, Minggu (12/9) sekira pukul 15.30 WIB.

Wanita berusia 21 tahun itu baru ditemukan keesokan harinya, Senin (13/9) sekira pukul 11.30 WIB dengan kondisi tidak bernyawa oleh personel Polsek Parlilitan bersama TNI Koramil 11/Parlilitan, Basarnas BPBD Kabupaten Humbahas, perangkat desa dan masyarakat setempat.

Hal itu disampaikan Kapolres Humbahas, AKBP Ronny Nicolas melalui Kasub Bag Humas Bripka S Lolo Bako kepada wartawan, Senin (13/9). Dia mengatakan, setelah berhasil dievakuasi dari dalam sungai, korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

Peristiwa tenggelamnya korban lanjut Lolo Bako, berawal ketika korban dan lima orang temannya berangkat melihat pemandangan air terjun di Sungai Cembur-Cembur, Minggu (12/9) sekira pukul 14.00 WIB.

Sekira pukul 15.30 WIB korban bersama 5 temannya sampai di sungai tersebut dan berfoto-foto dilokasi air terjun. Kemudian sekira pukul 16.00 WIB tiba-tiba air sungai meluap dengan arus yang deras.

Melihat air sungai meluap, korban dan 5 temannya langsung pulang dan harus menyeberangi sungai tersebut. Pada saat itu, satu orang teman korban bernama Jani Nainggolan berhasil menyeberang. Namun dua orang temannya bernama Herna Siringo-ringo dan Lestarida Sianturi tidak sempat menyeberang.

Kemudian korban bersama dua temannya bernama Ruhut Siringo-ringo dan Suandi Mahulae menyeberangi sungai dan terjatuh terbawa arus sungai yang deras. Korban awalnya tersangkut di pohon bambu yang tumbang. Namun korban tidak dapat menyelamatkan diri dan hilang terbawa arus sungai. Sementara dua temannya Ruhut dan Suandi berhasil menyelamatkan diri ke tepi sungai dan bergabung kembali dengan Herna dan Lestarida.

Personel Polsek Parlilitan serta masyarakat langsung menuju TKP untuk melakukan pencarian. Namun korban tidak berhasil ditemukan hingga pukul 18.00 WIB. Dan pencarian kembali dilakukan keesokan harinya.

“Pada Senin 13 September 2021, sekira pukul 11.30 WIB Personel Polsek Parlilitan bersama TNI Koramil 11/Parlilitan, Basarnas BPBD Kabupaten Humbahas, Kepala Desa menemukan Rahun Siringo-ringo sudah meninggal dunia di Sungai Cembur-cembur dan selanjutnya dibawa ke rumah duka ke Desa Pusuk I ,” kata Lolo Bako. (BR7/a)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com